Home / Nasional

Minggu, 20 Juni 2021 - 19:30 WIB

10 Juta Bulk Vaksin Sinovac Sudah Masuk Indonesia

Sebanyak 10 Juta Bulk Vaksin Sinovac tiba di Bandara Soekarnio Hatta. (farmalkes)

Sebanyak 10 Juta Bulk Vaksin Sinovac tiba di Bandara Soekarnio Hatta. (farmalkes)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Sebanyak 10 juta bahan baku (bulk) vaksin Covid-19 Sinovac kembali dikirim ke Tanah Air. Bulk vaksin Sinovac itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (20/6/2021) pukul 13.05 WIB.

Bulk vaksin Sinovac diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA-89, dari Tiongkok. Bulk vaksin yang datang ke Indonesia itu merupakan kedatangan tahap ke-17.

“Hari ini kita kedatangan 10 juta bulk vaksin, artinya sudah 91 juta vaksin telah tiba di Tanah Air untuk diproduksi menjadi vaksin Covid-19,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan, Oscar Primadi, di Bandara Soekarno-Hatta, yang disiarkan langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Baca juga  Cakupan Vaksinasi Nakes di Sumsel Baru 40,1 Persen

Tambahan bahan baku vaksin tersebut membuat total vaksin yang telah diterima Indonesia berjumlah 94.500.000 dosis vaksin Sinovac, 8.228.000 Astrazeneca, dan 2.000.000 vaksin Sinopharm. “Ini adalah vaksin yang sudah teruji dari aspek keamanan, efikasi, dan mutunya,” kata Oscar.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menargetkan vaksinasi kepada warga ditingkatkan. Dengan kedatangan bahan baku vaksin Sinovac diharapkan dapat memenuhi target vaksinasi yang telah ditetapkan pemerintah. Apalagi saat ini penyebaran Covid-19 tengah melonjak.

Jokowi sebelumnya berharap proses vaksinasi bisa dilakukan secepatnya, sehingga kekebalan komunal atau herd immunity segera terbentuk. Hal ini disampaikan Jokowi saat meninjau vaksinasi massal Covid-19 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Senin (14/6/2021).

Baca juga  Kemenhub Terbitkan Aturan Pengendalian Transportasi Menuju Masyarakat Aman Covid-19

Sebelumnya, Presiden juga memberikan target kepada Gubernur Anies Baswedan untuk bisa memvaksinasi 7,5 juta penduduk pada akhir Agustus 2021, untuk wilayah DKI Jakarta.

“Ini memang target yang sangat ambisus. Tapi mau tidak mau, kita harus menuju ke sana untuk mencapai kekebalan komunal, herd immunity,” ujar Jokowi seperti disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Terkait tantangan ini, Anies mengatakan, Pemprov DKI menargetkan hingga akhir Juni 2021 bisa memvaksinasi tiga juta warga, di mana target vaksinasi per harinya 100 ribu warga. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Ini Pesan Presiden Joko Widodo Untuk Tingkatkan Moderasi Beragama

Nasional

Stafsus Menteri BUMN: Tak Ada Permintaan Kursi Komisaris dari MUI

Nasional

Update Covid-19 pada 9 Januari: Kasus Baru Masih Di Atas 10 Ribu Orang

Nasional

Presiden Joko Widodo: PPKM Jawa dan Bali Tidak Efektif

Nasional

Pemerintah Akui Tak Bisa Andalkan Vaksin Covid-19 Negara Lain

Nasional

Kunjungi Korban Banjir di Desa Nele NTT, Presiden: 56 Warga Meninggal

Nasional

Komjen Pol Listyo Sigit Dilantik Jadi Kapolri Hari Rabu

Nasional

Kasus Covid-19 di Indonesia Peringkat Ke-137 Dunia