Home / Regional

Kamis, 18 Juni 2020 - 08:58 WIB

137 Pedagang Pasar di DKI Positif Covid-19

Petugas kesehatan ketika melakukan Swab Test terhadap seorang pedagang di sebuah pasar tradisional Jakarta. (dtc)

Petugas kesehatan ketika melakukan Swab Test terhadap seorang pedagang di sebuah pasar tradisional Jakarta. (dtc)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan 137 pedagang di 18 pasar Jakarta dinyatakan positif Virus Corona (Covid-19). Selain itu, ada potensi penularan ke warga-warga luar DKI yang mengunjungi pasar terkait.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, saat pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi Pemprov DKI sudah memeriksa 1.168 pedagang di 18 pasar lewat tes usap atau swab. “Dan ternyata hasilnya positif 137 orang. Di pasar-pasar tersebut itu sudah dilakukan intervensi, [pedagang positif] dievakuasi untuk dilokalisir, diisolasi ke Wisma Atlet,” kata Widyastuti saat rapat dengan Komisi E DPRD DKI Jakarta.

Dari hasil penelusuran pihaknya, Pasar Induk Kramat Jati menjadi lokasi dengan temuan kasus positif Virus Corona terbanyak, yakni 49 pedagang. Pasar pun sudah menjadi salah satu fokus penanganan Pemprov DKI ihwal penularan Covid-19. Pasalnya, pasar kerap menjadi pusat pertemuan orang dari berbagai daerah.

Baca juga  Sat Brimob Bersenjata Lengkap, Kawal 18.270 Vial Vaksin Covid-19 Untuk Sumsel

Selain itu, dia meyakini bahwa pedagang maupun pembeli yang datang ke pasar di Jakarta tidak hanya warga ibu kota. “Pedagang pasar itu berasal dari berbagai daerah. Dari Bogor, Bekasi, Depok, bahkan ada yang dari Sukabumi berkumpul di situ. Yang belanja juga dari mana-mana, termasuk juga warga kita,” ujar Widyastuti.

“Di situlah terjadi interaksi yang intens, sehingga kalau kita temukan lebih cepat kemudian dilakukan langkah-langkah pengamanan, tentu kita membantu juga bukan hanya Jakarta tapi juga tetangga kiri kanan kita,” tambahnya.

Baca juga  4 Pedagang Pasar di PALI Diisolasi Usai Rapid Test Corona

Saat ini, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan dinas-dinas kesehatan dari kabupaten/kota tetangga terkait upaya peningkatan penelusuran kontak atau contact tracing. “Seandainya ketemu di kami, kami laporkan bahwa ada warga Bogor misalnya yang positif, ayo di-tracing untuk dilakukan pendalaman. sehingga lagi tidak masuk kembali lagi ke kita,” tuturnya.

Diketahui, pasar-pasar tradisional di Jakarta sudah kembali buka. Sebagai bagian protokol pencegahan Covid-19, Pemprov DKI menerapkan sistem ganjil genap kios. “Harus ganjil genap, karena memang saat ini kapasitasnya hanya boleh 50 persen demi keselamatan pedagang,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di kawasan Stasiun Sudirman. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Blusukan ke Kecamatan Kemuning, Wawako Palembang Tinjau Lokasi Langgaan Banjir

Regional

Update Corona Jakarta 21 Juni: Bertambah 127 Orang Pasien Positif

Regional

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Sudah 149 Orang

Regional

Pasien Positif Covid-19 Tembus 1.000 Orang, Gubernur Sumsel Wacanakan Tes PCR Mobile

Regional

Pangdam II/Sriwijaya dan Kapolda Sumsel Sambut Satgas Pamtas RI-Malaysia

Regional

Update Covid-19 di Palembang: Ada Tambahan 30 Pasien Positif

Regional

160 Orang Positif Covid-19 di Jakarta, 15 Di Antaranya Meninggal Dunia

Regional

Cegah Karhutla, Sumsel Siapkan Drone dan Aplikasi Songket