Home / Regional

Rabu, 8 Juli 2020 - 03:56 WIB

8.277 Orang Sembuh Dari Covid-19 di Jakarta dan Meninggal 664 Orang

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. (dok)

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. (dok)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini per 7 Juli 2020. Ada peningkatan pasien Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 dengan jumlah total 8.277 orang.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati memaparkan, terdapat penambahan jumlah kasus positif sebanyak 190 kasus. Sehingga, jumlah kumulatif kasus positif di wilayah DKI Jakarta sebanyak 12.725 kasus. Dari jumlah tersebut, 8.277 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 664 orang meninggal dunia.

“Sampai dengan hari ini kami laporkan, 405 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.379 orang melakukan self isolation di rumah. Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 492 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 740 orang,” kata Ani seperti dikutip dari siaran pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Rabu (8/7/2020).

Dijelaskan, Pemprov DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu dan RSKD Duren Sawit sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 45 laboratorium pemeriksa Covid-19.

Baca juga  Ketua Kadin Jakarta: 85,42% UMKM Terancam Bangkrut

Secara kumulatif, pemeriksaan PCR sampai dengan 6 Juli 2020 sebanyak 347.293 sampel. Pada 6 Juli 2020, dilakukan tes PCR pada 2.693 orang, 2.389 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 199 positif dan 2.190 negatif.

Total sebanyak 256.147 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 3,5 persen, dengan rincian 8.925 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 247.222 orang dinyatakan non-reaktif. Untuk kasus positif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan apabila hasilnya positif dilakukan rujukan ke Wisma Atlet atau RS atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

Jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tetap melakukan pengawasan ketaatan di berbagai tatanan, seperti mall, objek wisata, pasar, check point SIKM, bersama dengan tim terpadu SKPD. Selain melakukan imbauan, tim juga akan melakukan penindakan berupa denda. Penindakan dengan penutupan turut dilakukan pada lokasi yang seharusnya belum boleh membuka aktivitas, di antaranya termasuk kategori rumah minum/bar serta griya pijat.

Baca juga  Sedih Lihat LRT Palembang Sepi, Menhub Usul Promo PNS Pakai Sepuasnya

“Selama masa PSBB transisi ini, kami himbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak antarorang minimal 1,5-2 meter, dan batasi aktivitasi ke luar rumah jika tidak terlalu penting,” imbaunya.

Pemprov DKI Jakarta masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi Covid-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB. Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs corona.jakarta.go.id/kolaborasi. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Update Corona Jakarta 21 Juni: Bertambah 127 Orang Pasien Positif

Regional

Pemkot Palembang Kembali Perketat Penerapan Protokol Kesehatan

Regional

Hadiri Perayaan Imlek, Umat Konghucu Sumsel Apresiasi Sikap Toleransi H Herman Deru

Regional

Siap-siap, Warga Sumsel Didenda Rp 500.000 Jika Tak Pakai Masker

Regional

Pasca Dibuka Lagi, Wisma Atlet JSC Palembang Isolasi Pasien Covid-19

Regional

Polda Sumsel dan Jajaran Berupaya Berikan Rasa Aman di Tengah Rakyat

Regional

Amankan Nataru, Pemporv Sumsel Siapkan 108 Ribu Personel Gabungan

Regional

Belajar Tatap Muka di Sumsel Akan Diuji Coba