Home / Regional

Senin, 20 April 2020 - 03:11 WIB

9 Hari PSBB di Jakarta, 54 Persen Kendaraan Masuk Tol Melanggar

Petugas Jasa Marga ketika memeriksa kendaraan di check point pintu Tol dan menemukan masih banyak pelanggaran. (medcom)

Petugas Jasa Marga ketika memeriksa kendaraan di check point pintu Tol dan menemukan masih banyak pelanggaran. (medcom)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Sembilan hari penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Provinsi DKI Jakarta, ternyata masih banyak yang belum paham dan sadar akan peraturan ini. Masih banyak ditemui pengguna jalan tol yang masih belum mengindahkan peraturan PSBB selama berkendara.

Jasa Marga bersama pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan mencatat sebanyak 1.549 kendaraan, atau sebanyak 54 persen dari total 2.863 kendaraan yang diperiksa, masih menyalahi ketentuan PSBB. Data tersebut merupakan data dari tiga checkpoint yang terletak di akses Gerbang Tol (GT), yakni GT Tomang Jalan Tol Dalam Kota, GT Kapuk Jalan Tol Sedyatmo, dan GT Cikunir 2 Jalan Tol JORR.

Persentase jumlah pelanggaran ketentuan PSBB secara harian masih fluktuatif, namun persentasenya di atas 50 persen yang melanggar. Pada hari pertama pemberlakuan PSBB (10/04), Jasa Marga memeriksa 142 unit kendaraan dengan 81 unit di antaranya (57%) melanggar ketentuan PSBB. Kemudian pada 11 April mengalami peningkatan, yaitu dari 296 unit kendaraan yang diperiksa, sebanyak 196 unit di antaranya melanggar (66%).

Baca juga  Herman Deru Ingin Gedung di Sumsel Pakai Simbol Tanjak

Pada hari kesembilan (18/04), dari 214 unit kendaraan yang diperiksa, terdapat 146 unit (68%) yang melanggar. Jenis kendaraan yang terbanyak melanggar adalah kendaraan kecil sebanyak 44 persen dan truk 40 persen. Sementara itu, jenis pelanggaran yang terbanyak yaitu tidak mengenakan masker 72 persen dan jumlah penumpang melebihi ketentuan 19 persen.

Sementara itu, pelanggaran juga dilakukan warga yang berkerumun di Pasar Ikan Hias Jatinegara, Jakarta Timur dan Pasar Cipulir, Jakarta Selatan. Kerumunan masyarakat di kedua pasar itu sempat ramai dibicarakan warganet di media sosial. Dalam unggahan video oleh akun @Aryprasetyo85 terlihat keramaian di pinggir jalan Pasar Cipulir. Banyak juga yang berkerumun di sana tak mengenakan masker.

Adapun kerumunan di Pasar Ikan Hias Jatinegara diunggah akun @Hanifah933. Dalam unggahan foto itu terlihat kerumunan orang yang disebut di Pasar Ikan Hias Jatinegara. Seorang warga yang ada di pasar tersebut mengatakan ia ke tempat itu untuk mengambil pesanan. “Saya sudah dari jam 05.30 WIB, kebetulan mau ambil pesanan ikan yang saya beli lewat online,” kata Nico, 29 tahun seperti dikutiip Antara.

Baca juga  Jakarta Banjir Lagi, Ini Solusi Jangka Panjang Menurut LIPI

Satuan Polisi Pamong Praja DKI lewat unggahannya di akun media sosialnya menyebut melakukan penertiban di Cipulir. “Patroli PSBB gabungan, petugas gabungan Minggu (19/4/20) berpatroli di depan ITC Cipulir untuk antisipasi pedagang yang berpotensi terjadi kerumunan,” tulis akun @SatpolPP_DKI.

Dalam unggahan foto akun tersebut, tampak situasi jalan yang semrawut dan ramai sebelumnya sudah terlihat bersih. Petugas juga terlihat menghalau pedagang dari pinggir jalan. Adapun Petugas Satpol PP Jatinegara, Jakarta Timur membubarkan kerumunan pedagang dan konsumen di Pasar Ikan Jalan Matraman Raya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Update Covid-19 di Jakarta Per 12 Juli: Ada Penambahan 404 Pasien Positif

Regional

PLTU Sumsel-8 Bagikan Minuman Kesehatan Bagi Pekerja

Regional

Terima DPW PKS, Herman Deru Ajak Parpol Jaga Kebersamaan dan Kerukunan

Regional

BMKM Sumsel Himpun Bantuan Atasi Kesulitan Warga Asal Minang

Regional

Gubernur Sumsel Ajak Masyarakat Berkreasi Untuk Cegah Covid-19

Regional

Anies Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta Karena Tes Massal

Regional

Pasca 8 Orang Terpapar Covid-19, Kantor KPU Kabupaten Muratara Ditutup

Regional

Anies Baswedan Tarik Rem Darurat, Jakarta PSBB Ketat 11-25 Januari 2021