Home / Regional

Jumat, 18 Desember 2020 - 13:35 WIB

Ahli Epidemiologi: Rapid Test Antigen Tak Bisa Gantikan Swab

Seorang warga saat menjalani Rapid Test Antigen. (detik.com)

Seorang warga saat menjalani Rapid Test Antigen. (detik.com)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Mulai hari ini, Jumat (18 Desember 2020) hingga Jumat (8 Januari 2021) mendatang, pemerintah menetapkan diberlakukannya Rapid Test Antigen untuk melakukan perjalanan. Hal ini sebagai antisipasi dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 saat libur dan cuti bersama menyambut Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Penerapan rapid test antigen ini sudah dilakukan oleh beberapa kota di Indonesia. Namun sampai saat ini belum ada kebijakan penerapan rapid test yang diberlakukan di Kota Palembang. Menurut Jubir Dinkes Kota Palembang, Yudhi Setiawan belum ada kebijakan yang meminta masyarakat melakukan rapid test antigen saat bepergian keluar daerah.

Baca juga  Update Covid-19 Pada 26 Oktober: 112 Kasus Meninggal, Jatim Tertinggi

Namun dirinya meminta hal ini dikonfirmasi kembali ke Satgas Covid-19 Kota Palembang. “Sementara belum ada kebijakan seperti itu, coba konfirmasi juga ke Satgas Penanganan Covid-19 Kota Palembang,” kata Yudhgi Setiawan kepada wartawan, Kamis (17/12/2020).

Menyikapi hal itu, Ahli Epidemiologi Sumsel, Dr Iche Andriyani Liberty SKM MKes mengatakan, Rapid Test Antigen tidak bisa menggantikan akurasi swab atau PCR, meskipun sensitivitasnya berada di atas Rapid Test Antibodi. “Kita hanya bisa menilai bahwa untuk akurasinya tidak bisa menggantikan swab dan PCR,” ujarnya.

Baca juga  Update Covid-19 Pada 22 Oktober: Tambah 4.432 Kasus, Jakarta Masih Tertinggi

Sebagai langkah awal untuk screening, rapid tes antigen sangat bermanfaat dalam pencegahan penularan Covid-19 selama perjalanan. Walaupun adanya rapid test antigen, Iche menyarankan tetap memegang prinsip standar utama dengan swab dan PCR. “Tetapi tetap prinsipnya gold standar masih swab dan PCR,” ujarnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Kesembuhan Covid-19 di Palembang Mencapai 80 Persen

Regional

Untuk Kelola Limbah Medis Covid-19, Dinkes Palembang Libatkan Pihak Ketiga

Regional

Jelang Pilkada Serentak, Polda Sumsel Gelar Patroli Siber Cegah Hoaks

Regional

SMAN 22 Ubah Penampilan, Tingkatkan Pelayanan dan Raih Prestasi

Regional

Mengira Gratis, Pasien Covid-19 Bengkulu Ini Syok Saat Ditagih Biaya Perawatan

Regional

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Jakarta Sudah 149 Orang

Regional

Jakarta Banjir Lagi, Ini Solusi Jangka Panjang Menurut LIPI

Regional

Amankan Nataru, Pemporv Sumsel Siapkan 108 Ribu Personel Gabungan