Home / Regional

Minggu, 17 Mei 2020 - 09:50 WIB

Anggota DPRD Palembang Malu Jika Ada Warga Kelaparan

Ketua DPRD Kota Palembang, Zainal Abidin, salah satu yang membagikan sembako di Dapil VI.

Ketua DPRD Kota Palembang, Zainal Abidin, salah satu yang membagikan sembako di Dapil VI.

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang melaksanakan reses 12-16 Mei 2020 di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Wakil-wakil rakyat tersebut menyerap aspirasi masyarakat pemilih dan sebagian langsung mengatasi permasalahan dengan membagikan paket sembako bagi warga yang terdampak Corona Virus Disease 2019 atau Covid 19.

Ketua DPRD Kota Palembang, Zainal Abidin, salah satu yang membagikan sembako di Dapil VI, Selasa (12/5/2020) setelah mendengar keluhan warga di Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Kertapati. “Bagi yang belum tersentuh program pemerintah, saya secara pribadi menyiapkan 2 Ribu paket sembako untuk membantu warga yang berdampak Covid-19. Saya bagikan langsung ke warga,” kata kader Partai Demokrat ini.

Zainal Abidin mendengar warganya belum merata mendapat paket bantuan dari pemerintah baik berupa BLT, PKH, Rastra dan sembako. Zainal meminta agar RT kembali mendata warganya yang belum menerima bantuan sembako dan serahkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. “Malu saya kalau ada warga saya yang kelaparan,”ujarnya.

Baca juga  Bantu Warga Jakarta Hadapi Pandemi Covid-19, Kodam dan Polda Dirikan Dapur Umum

Sedangkan, Ketua RT 34 Karya Jaya, Heryadi mengucapkan terimakasih kepada Zainal Abidin, dari Partai Demokrat yang peduli terhadap warganya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Palembang, Azhari Harris berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan para anggota DPRD Kota Palembang di tengah kondisi pandemi Covid-19 tetap reses menyerap aspirasi di Dapil masing-masing.

Politisi Muda dari Partai Amanat Nasional (PAN) ini reses di Kelurahan Pipa Reja RT.6, RT.7, RT.8, RT.11, dan RT 23 . Masyarakat di Dapil yang dikunjunginya menyampaikan perlunya pembuatan parit, pemasangan lampu jalan dan penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga. Dia juga menemukan data yang tidak sinkron di lapangan dengan pemberian paket untuk kesejahteraan masyarakat oleh Pemkot Palembang maupun pemerintah pusat.

Baca juga  Jelang Natal dan Tahun Baru, Kota Prabumulih Naik ke Zona Merah Covid-19

“Saya minta Dinas Sosial Kota Pemkot Palembang memperbaiki data, update Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang valid sinkron dengan kondisi di lapangan,” kata Azhari, Rabu (13/5/2020) seraya menambahkan, yang diusulkan oleh RT untuk menerima paket sembako tidak sama dengan daftar yang diterbitkan pemerintah sehingga menjadi masalah.

“Kalau seperti ini, akan terjadi kecemburuan sosial karena yang benar-benar yang membutuhkan tidak dapat. Seharusnya kondisi yang lemah harus tersentuh oleh program pemerintah. Kalau tidak Pak RT yang disalahkan oleh warga, untuk itu saya minta Dinsos harus segera perbaharui data, jangan sampai berlarut-larut seperti sekarang ini,” tutup politisi PAN dari Dapil II meliputi Kecamatan Kemuning, Alang-Alang Lebar dan Sukarami. (led)

Share :

Baca Juga

Regional

Kondisi DKI Jakarta Mengkhawatirkan, Ini Saran Epidemiolog Untuk Anies

Regional

Sepekan PSBB Transisi di Jakarta, Ganjil Genap Belum Diberlakukan

Regional

KPU OI Akhirnya Terima Salinan Putusan MA, Massuryati: Kami Pelajari Dulu

Regional

Muba Jadi Kabupaten Pertama Indonesia Yang Bentuk Perda Covid-19

Regional

Untuk Transportasi Tenaga Medis, Jakarta Siapkan 50 Bus Sekolah

Regional

Update Corona di Jakarta 22 Juni: 9.957 Positif, 618 Meninggal, 5.128 Sembuh

Regional

Banyak Yang Pensiun, Kota Palembang Kekurangan 2.000 Guru SD dan SMP

Regional

PSBB Palembang Diperpanjang, Petugas Ditambah dan Siaga 24 Jam