Home / Regional

Sabtu, 4 Juli 2020 - 05:27 WIB

Awas! 2 Daerah Sumsel Ini Masuk Zona Merah Covid-19

Ahli epidemiologi dari Univesitas Sriwijaya, Dr Iche Andriyani Liberty

Ahli epidemiologi dari Univesitas Sriwijaya, Dr Iche Andriyani Liberty

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Kabupaten Banyuasin mengikuti jejak Kota Palembang yang masuk zona merah atau daerah risiko tinggi penularan Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 dan berada diperingkat kedua kasus terbanyak di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Berdasarkan peta zonasi yang disusun Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Pusat, Kabupaten Banyuasin berwarna merah bersama Kota Palembang. Ahli epidemiologi dari Univesitas Sriwijaya, Dr Iche Andriyani Liberty, menyebut kemungkinan faktor lokasi yang bertetangga antara Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang turut memicu penyebaran kasus di Banyuasin terus bertambah.

“Dalam epidemiologi dikenal time-place-person, ketiga hal ini mempunyai kaitan dengan distribusi dan frekuensi sebuah kejadian kasus, karena secara geografis dekat maka mobilisasi penduduk Banyuasin ke Palembang tentu tinggi,” kata Iche seperti dikutip dari laman ‘antaranews’, Sabtu (4/7/2020).

Baca juga  Alex Noerdin Bantu Yayasan Masjid Agung Palembang 1 Ton Beras

Dijelaskan, zona merah juga dapat mengindikasikan masih rendahnya hasil pembobotan skor yang diakumulasikan dari 14 indikator, yakni 10 indikator epidemiologi, dua indikator pengamatan kesehatan masyarakat, dan dua indikator pelayanan kesehatan. “Hasil akhir skornya mungkin hanya tercapai pada range 0-1,8 (zona merah),” jelasnya.

Berdasarkan situs resmi GTPP Pusat, zona merah mengindikasikan bahwa penyebaran covid-19 tidak terkendali, transmisi lokal sudah terjadi dengan cepat, wabah menyebar secara luas dan banyak klaster-klaster baru. Banyuasin sendiri mencatatkan kasus konfirmasi positif pertamanya pada 17 April atau tiga pekan sejak kasus pertama di Sumsel, lalu kabupaten berpenduduk 864.510 jiwa itu menjadi zona merah pada 10 Mei versi GTPP Sumsel.

Baca juga  Gubernur Sumsel Resmikan Agrowisata Bekicau Sindang Panjang

Zona merah versi GTPP Sumatera Selatan sebelumnya hanya mengindikasikan bahwa wilayah tersebut ditemukan transmisi lokal atau cukup menghitung satu indikator, kemudian sejak satu pekan lalu GTPP Sumsel memakai peta zonasi GTPP Pusat dan ternyata Banyuasin masuk zona oranye.

Namun pembaharuan GTPP Pusat per 28 Juni yang kemudian ditampilkaan ke peta GTPP Sumsel pada 2 Juli, Kabupatem Banyuasin menjadi zona merah dengan total 163 kasus positif, tepat berada di bawah Kota Palembang yang mencatatkan 1.441 kasus positif covid-19.

“Jumlah kasus konfirmasi positif kurang dari 200 tidak menjadi satu-satunya indikasi bahwa wilayah itu tidak berisiko tinggi, perlu dilihat kembali indikator-indikator lainnya,” pungkas Dr Iche Andriyani Liberty. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Pemprov Sumsel Terima Ribuan Alat Bantu Cegah Covid-19

Regional

IKA PGAN/MAN/MAPK/MAKN Koto Baru Gelar Munas Secara Virtual

Regional

5.000 Karyawan Sumsel Dirumahkan Karena Covid-19

Regional

Produksi Gabah Kering Giling Selama 2020 di Sumsel Meningkat

Regional

Gubernur Sumsel: Banyak Pedagang Menolak Divaksin Karena Hoaks

Regional

Insan Pers Berduka, Wartawan Transparan Merdeka Meninggal Dunia

Regional

Banyak Yang Pensiun, Kota Palembang Kekurangan 2.000 Guru SD dan SMP

Regional

Kesembuhan Covid-19 di Palembang Mencapai 80 Persen