Home / Regional

Senin, 27 Juli 2020 - 03:03 WIB

BAN SM Sumsel Adakan UKA Ulang Online Diikuti 6.000 Asesor

Ketua BAN SM Sumsel, Drs H Sutarman MM.

Ketua BAN SM Sumsel, Drs H Sutarman MM.

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Setelah sukses dengan Uji Kompetensi Asesor (UKA) terbesar pertama, Sabtu (20/6/2020) lalu, yag diikuti 10.600 Asesor dari 34 Provinsi di Tanah Air, BAN SM kembali mengadaka UKA ulang yang diikuti sekitar 6.000 peserta yang berlangsung Kamis (16/7/2020). UKA kali ini diikuti oleh Asesor yang bekum lulus pada ujian tahap pertama.

Ketua BAN SM Sumsel, Drs H Sutarman MM menjelaskan, UKAS ulang ini merupakan kesempatan terakhir yang diberikan kepada peserta. Bagi opeserta yang lulus aka dilanjutkan dengan pelatihan perangkat Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020. Bagi yang lulus pelatihan akan diberikan sertifikat dan hak-hak sebagai Asesor BAN SM dalam melakukan visitasi untuk akreditasi sekiolah dan madrasah di Provinsi Sumatera Selatan.

Pada UKA ulang ini, peserta dari Sumsesl tercatat sebanyak 263 orang dari 309 orang yang mengikuti UKA sebelumnya. Artinya, baru ada 46 orang peserta yang lulus untuk semua mata uji pada UKA pertama. Ketua BAN SM Sumsel menybutkan, pada kesempatan sebelumnya, kuota pelatiha Asesor yang diberikan Pusat untuk Sumsel adalajh 150 orang. Namun, jumlah peserta yang akan diikutkan pelatihan tergantung jumlah yang lulus pada uKA pertama dan ulang. Bisa saja tidak sampai 150 orang jika yag lulus tidak mencukupi. Sebaiknya, jika peserta yang lulus lebih dari 150, maka sisanya aka dilatih padantahun 2021.

Baca juga  8.863 Orang Jakarta Positif Covid dan 4.091 Orang Dinyatakan Sembuh

Sementara itu, tim IT Deni Kurniawan yang mendampingi pengawas pada UKA mengatakan, secara umum ujian berjalan lancar. Belum ada laporan mengenai kecurangan. UKA Ulang ini juga diawasai dengan ketat oleh pengawas litas rovinsi. Sebelumnya, pada Sabtu (11/7/2020), juga sudah dilakukan pelatihan engawasan ujian online bagi anggota BAN SM yang akan bertugas sebagai pengawas pada ujian itu.

Baca juga  Pasien Positif Covid-19 Jakarta Bertambah 267 Kasus

Berdasarkan keterangan anggota BAN Sumsel, Dr Syuhendri MPd, ujian kali ini diikuti oleh peserta dengan menggunakan aplikasi SEB (Same Exam Browser). SEB mengubah komputer unuk sementara menjadi workstation dan mengontrol akses ke resource seperti funghsi sistem, sistus web, dan aplikasi lainnya, untuk mencegah smses yang tidak sah digunakan selama ujian. Dengan SEB ujian bisa lebih aman karena bebeapa funhsi komputer yang digunakan peserta dinonaktifkan.

Materi pada uji kompetensi ini meliputi aspek kognitif dan non-kognitif dengan harapan dapat menjaring Asesor yang berkualitas, memiliki oengetahuan substansi keakreditasian, dan memiliki penalaran, kepribadian, karakter, serta integritas yang lebih baik dari sebelumnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Gencarkan Program Sejuta Masker, Dodi Reza Tandatangani SK Kepengurusan IKA-Muba 2020-2024

Regional

Pemprov Sumsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Sampai 30 November

Regional

Vaksinasi Covid 19 Lansia Rendah, Distribusi Vaksin Palembang Dihentikan

Regional

Pasien Corona Jakarta Tersebar di 827 Titik dan Lima Wilayah

Regional

Update Covid-19 Jakarta, Tambahan Pasien Positif Hanya 79 Orang

Regional

Ganjil Genap Motor Bikin Panik, DPRD Jakarta Panggil Kadishub

Regional

Pertamina Pendopo dan Adera Field Serah Terima Lapangan Benuang

Regional

Cegah Kabut Asap, Danrem 044/Garuda Dempo: Maksimalkan Satgas Karhutla