Home / Regional

Rabu, 15 April 2020 - 06:53 WIB

BMKM Sumsel Himpun Bantuan Atasi Kesulitan Warga Asal Minang

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Badan Musyawarah Keluarga Minangkabau (BMKM) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menghimpun bantuan berupa uang dan bahan-bahan pokok untuk membantu mengatasi kesulitan sebagian warga asal Minang yang terkena dampak akibat berbagai kebijakan yang diambil pemerintah untuk memutus rantai penyebaran wabah corona atau sekarang disebut dengan covid 19.

“Ada warga asal Minangkabau di Sumsel ini yang terkena dampak langsung. Sebagian tidak bisa memperoleh uang padahal selama ini mereka mengandalkan penghasilan harian. Ada yang tidak bekerja (dirumahkan) bahkan kemungkinan besar ada juga yang tidak terima gaji. Oleh karena itu kita peduli dan berusaha membantu meringankan beban saudara-saudara kita tersebut,” kata Drs. H. Noprizon, Apt. M. Kes, Ketua Umum BMKM Sumsel.

Pemilik Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFI) Bhakti Pertiwi Palembang ini bersyukur dengan kebijakan Gubernur Sumsel, H Herman Deru yang memberi perhatian kepada warga yang tiba-tiba masuk kategori miskin atau setidaknya wajib dibantu. “Moga warga asal Minangkabau yang memang memenuhi syarat agar bisa menerima bantuan dari pemerintah dalam hal ini gubernur melalui Dinas Sosial Provinsi Sumsel,” katanya.

Bantuan yang dihimpun oleh BMKM Sumsel berupa uang, beras, minyak sayur dan lain-lain. “Uang yang kita terima dibelikan beras. Kita masukkan ke karung 5 kg. Nanti, kita akan salurkan kepada saudara-saudara yang memang berhak menerima,” kata Noprizon yang berasal dari Ampek Angkek Kabupaten Agam.

Baca juga  Positivity Rate Covid-19 di Jakarta Masih di Atas Standar WHO

Dia mengingatkan agar warga Minang agar terbuka saja dengan keadaan yang ada. “Terima bantuan yang diberikan lillahi ta’ala. Hindari berutang kepada rentenir. Keadaan sekarang ini tidak ada seorang pun yang menghendaki,” katanya seraya berterima kasih kepada para pengurus yang menyarankan penghimpunan bantuan tersebut.

Pengurus BMKM Sumsel juga menghimbau semua anggota yakni Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) di kabupaten/kota di Sumsel serta induk-induk organisasi urang awak tingkat kabupaten di Sumbar seperti Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP), Ikatan Keluarga Agam dan Bukittinggi (IKAB), Ikatan Keluarga Tanah Datar dan Padang Panjang (IKTDP), Ikatan Keluarga Pesisir Selatan, Ikatan Keluarga Pasaman dan lain-lain memberikan informasi tentang nama-nama keluarga yang perlu mendapat bantuan.

Sejak dibuka melalui group WA BMKM Sumsel, bantuan terus mengalir. Ada yang memberikan bantuan berupa uang dalam jumlah bervariasi, ada pula yang memberikan bantuan beras, minyak sayur, mi, dan lain-lain. “Kita fokus di Kota Palembang dulu. Nanti, kita usahakan memberikan bantuan kepada kawan-kawan di kabupaten/kota lainnya di Sumsel,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi BMKM Sumsel, Afdhal Azmi Jambak, SH mengatakan, sesungguhnya sangat dibutuhkan data valid warga asal Minang dengan aneka profesi masing-masing. “Kita sedangan memprogramkan membuat data base urang awak di Sumsel, tiba-tiba ancaman wabah covid 19 ini datang dan rencana ke daerah-daerah menjadi tertunda. Mudah-mudahan dengan sebagian besar warga berada di rumah, bisa dilakukan inventarisasi urang awak di Sumsel ini. Pengurus organisasi kemasyarakat seperti BMKM Sumsel ini sangat diperlukan ketika ada musibah yang perlu diatasi di samping berbagai kegiatan positif lainnya termasuk hiburan dan lain-lain,” jelasnya.

Baca juga  Terpapar Covid-19, Sekda Lahat Januarsyah Meninggal Dunia

Bendahara BMKM Sumsel, Andi Suhairi, SE dan Sekretaris I BMKM Sumsel, Haris Jumadi serta Koordinator Bidang Organisasi BMKM Sumsel, M. Yamin Koto dan para pengurus lainnya serta sejumlah penasehat seperti S. Kamal Marah Sulaiman, Meyrizal Syarif mendukung penuh kepedulian yang dilakukan tersebut. “Bantuan untuk urang awak yang kena dampak sosial dan ekonomi lantaran corona (vovid 19) ini wajib diberikan. Mestinya lebih besar dari bantuan untuk korban kerusuhan di Wamena, Papua tahun lalu,” kata Andi yang pensiunan PT. Pusri Palembang tersebut.

Haris Jumadi dan Yamin Koto mengungkapkan direncanakan pada pekan ini bantuan yang sudah diterima segera disalurkan kepada warga di Kota Palembang. Bagi yang ingin membantu bisa kirim dana ke Bank Mandiri rek. No. 1120008900099 an. BMKM Sumsel. “Untuk yang dalam bentuk barang dapat diantar langsung ke Sekretariat BMKM Sumsel Jl. Soekarno Hatta No.3. RT.40/RW.11, Karya Baru, Kec. Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30153 https://maps.app.goo.gl/XyNPZN8LzZ3EX8WS6,” tutup Haris. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Ketua Kadin Jakarta: 85,42% UMKM Terancam Bangkrut

Regional

Punya Penyakit Penyerta Berisiko, 4.145 Nakes di Sumsel Batal Divaksin

Regional

Ini Daftar 10 Perubahan Pembatasan PSBB Ketat DKI Jakarta

Regional

Anies Minta Pramuka Jakarta Bantu Warga Lewati Masa Pandemi

Regional

Jembatan Tol Ogan Terpanjang di Indonesia dan Dihiasi Replika Kerajaan Sriwijaya

Regional

Pembangunan Fly Over Simpang Sekip, Pemkot Palembang Siapkan Rp250 M

Regional

IKA PGAN/MAN/MAPK/MAKN Koto Baru Gelar Munas Secara Virtual

Regional

Pemkot Palembang Kembangkan Pulau Kemaro Seperti Venesia dan Ancol