Home / Regional

Senin, 30 Maret 2020 - 08:26 WIB

Bogor Ultimatum Anies Agar Jakarta ‘Lockdown’

Bupati Bogor, Ade Yasin dan Wakil Wali Kota, Bogor Dedie A Rachim saat memberi keterangan. (kompas)

Bupati Bogor, Ade Yasin dan Wakil Wali Kota, Bogor Dedie A Rachim saat memberi keterangan. (kompas)

Bogor, Transparanmerdeka.co
Mewabahnya Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta, secara tidak langsung berimbas pada daerah-daerah penyangga Ibu Kota. Bupati Bogor, Ade Yasin dan Wakil Wali Kota, Bogor Dedie A Rachim sepakat mengultimatum dan mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk segera menerapkan karantina wilayah, karena kawasan daerah itu dianggap sebagai epicentrum penyebaran Covid-19.

Ade Yasin dan Didie A Rachim menilai bahwa rata-rata pasien positif Covid-19 di Kota dan Kabupaten Bogor datang dari Jakarta. “Itulah kesimpulan pertemuan kami berdua. Sehingga saya bersama pak Didie mengultimatum agar Jakarta untuk ‘lockdown’ atau karantina wilayah,” kata Ade Yasin usai mengadakan rapat koordinasi dengan Dedie A Rachim di Posko Tim Crisis Center Covid-19 Kota Bogor, kemarin.

Baca juga  Wakil Wali Kota Palembang: Jangan Lebaran di Luar Sumsel

Menurutnya, wilayah Bogor terkoneksi langsung dengan DKI Jakarta, sehingga jika Anies Baswedan menerapkan karantina wilayah, maka akan menekan penyebaran Covid-19 di wilayah-wilayah penyangga ibu kota. “Kabupaten Bogor ini kan pintunya ratusan, sehingga ketika Jakarta sudah lockdown, akan memudahkan kami di daerah untuk menjaga warga kami,” kata Bupati Bogor yang juga Ketua DPW PPP Jawa Barat itu.

Dikatakan, ketika DKI Jakarta menerapkan karantina wilayah, maka Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor akan menyesuaikan penutupan-penutupan jalan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Ketika Jakarta duluan dilockdown kami menyesuaikan nanti. Kalau kita lockdown duluan tapi Jakarta tidak, ini orang masih berbondong-bondong ke sana,” tuturnya.

Baca juga  Pandemi Covid-19 Terus Melonjak, Anies Klaim Penanganan Sudah Benar

Sementara, Dedie A Rachim mengaku sudah menyiapkan dua skenario ‘lockdown’ yang akan dilakukan Pemerintah Kota Bogor yakni rencana A, lockdown di pusat kota, akan menutup lima akses jalan di pusat kota. Kemudian, rencana B yakni lockdown di seluruh kota dengan menutup sembilan akses jalan menuju ke Kota Bogor. Kedua skenario itu guna mengantisipasi rencana DKI Jakarta untuk menerapkan lockdown. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Sidak BPOM di OKU, Ditemukan Cendol dan Ikan Giling Mengandung Boraks

Regional

Terima DPW PKS, Herman Deru Ajak Parpol Jaga Kebersamaan dan Kerukunan

Regional

Update Covid-19 di Jakarta, 10 Mei: 5.140 Positif, 803 Sembuh, 444 Meninggal

Regional

Bersama Herman Deru, Sumsel Masuk 8 Besar LKS SMK Nasional

Regional

Pemprov Sumsel Perpanjang Siaga Darurat Karhutla Sampai 30 November

Regional

Dukung PPKM Mikro, Polda Sumsel Awasi Tempat Wisata dan Mal

Regional

Gubernur Sumsel Dukung Pengembangan Hutan Mangrove Jadi Lokasi Wisata

Regional

Menteri PUPR: Kota Bekasi Butuh Rp 4,4 Triliun Untuk Atasi Banjir