Home / Regional

Selasa, 28 Juli 2020 - 04:36 WIB

Cegah Kabut Asap, Danrem 044/Garuda Dempo: Maksimalkan Satgas Karhutla

Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji. (antnews)

Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji. (antnews)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji mengatakan, satuan tugas pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) akan terus dimaksimalkan untuk mencegah agar tidak terjadi kabut asap akibat kebakaran di wilayah Sumatera.

“Satgas Karhutla saat ini sudah melaksanakan pencegahan antara lain melaksanakan sosialisasi termasuk di Kabupaten Musi Banyuasin,” kata Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji dalam keterangan resminya di Palembang, Selasa (28/72020).

Hal ini karena pihaknya tidak menginginkan terjadi kebakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan kabut asap seperti tahun 2015. “Kita berharap di 2020 ini kemarau basah, sehingga karhutla dapat dicegah,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya turun langsung ke lapangan untuk mengecek titik api supaya tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan. Bukan itu saja tetapi pihaknya juga melakukan kegiatan pemantauan melalui satelit untuk melihat perkembangan titik panas yang ada di provinsi Sumsel.

Baca juga  DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel Tahun 2020

Apalagi satelit LAPAN sudah bisa mendeteksi titik api yang terjadi di wilayah Sumsel sehingga bisa langsung dimonitor daerah mana yang ada. Dengan timbulnya titik api maka para Babinsa berupaya melakukan pemadaman sehingga tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Bahkan, Babinsa, Babinkantibmas, Kepala Desa semuanya dapat dihubungi bila terjadi Karhutla sehingga pencegahan secara dini dapat maksimal,” kata Danrem 044/Garuda Dempo.

Seperti dilansir ‘antaranews’, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex mengatakan, terkait antisipasi kebakaran hutan dan lahan Pemkab Musi Banyuasin sudah siap mengalokasikan anggaran tahun 2020.

Baca juga  Warga Palembang Kebagian 5.000 Paket Sembako dari Presiden

Pemkab juga telah membangun infrastruktur di daerah yang rawan Karhutla seperti pembangunan jembatan di Desa Muara Medak Kecamatan Bayung Lencir, yang diharapkan dapat mempermudah aktivitas warga dan juga mobilisasi pada saat penanganan kebakaran.

Selain itu Pemkab Musi Banyuasin selalu bersinergi dengan jajaran Kodim 0401/Muba, dan mengedepankan kerja sama dalam berbagai macam bidang, termasuk program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Bahkan, lanjut dia, pada tahun lalu Pemkab Musi Banyuasin menganggarkan dengan jumlah anggaran terbesar untuk TMMD jajaran Kodam II Sriwijaya. Pihaknya bercita-cita tadinya kalau tidak ada COVID-19, anggaran untuk TMMD dilipat gandakan sehingga jadi terbesar di Indonesia, mudah-mudahan tahun depan bisa. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

MA Anulir Putusan KPU Ogan Ilir, Paslon Petahana Tetap Ikut Pilkada

Regional

Realisasi Belanja APBD Palembang Baru Terserap 15,7 Persen

Regional

Kasus Covid-19 di Jakarta, 1.903 Orang Positif, 60 Pasien Sembuh, dan 168 Meninggal

Regional

Wakapolda Sumsel Pantau Pos Sekat Pemudik di Pintu Tol Palembang-Lampung

Regional

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Palembang Gelontorkan Dana Tambahan Rp 4 M

Regional

Palembang Masih Zona Merah, Wali Kota Perpanjang PPKM Skala Mikro

Regional

Menkes Setuju Jakarta PSBB Covid-19, Anies Sudah Lengkapi Dokumen

Regional

Cegah Karhutla, Pemprov Sumsel Siagakan 8.000 Petugas Gabungan