Home / Nasional

Sabtu, 28 Maret 2020 - 10:12 WIB

Corona Virus Disease Telah Menyebar di 29 Provinsi

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (antaranews)

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (antaranews)

Jakarta, Transparanmerdeka.co
Penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19 semakin meluas ke berbagai provinsi di Indonesia. Sampai dengan Sabtu (28/3/2020) virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Chna itu telah menyebar di 29 provinsi. Kalimantan Utara merupakan provinsi yang baru melaporkan dua kasus positif. Sementara, lima provinsi lain yang masih belum terinfeksi, yaitu Nusa Tenggara Timur (NTT), Bangka Belitung, Bengkulu, Gorontalo, dan Sulawesi Barat.

Sedangkan sampai saat ini, kasus terbanyak masih berada di DKI Jakarta yang menjadi epicentrum baru penyebaran Covid-19, yaitu 627 kasus. Terbanyak kedua 119 kasus ada di Jawa Barat (Jabar), lalu menyusul Banten 103 kasus, Jawa Timur (Jatim) 77 kasus, Jawa Tengah (Jateng) 55 kasus, Sulawesi Selatan (Sulsel) 33 kasus, dan Yogyakarta 22 kasus. Adapun jumlah kematian terbanyak juga ada di provinsi DKI Jakarta sebanyak 62 orang, dan yang sembuh atau tidak dirawat lagi 43 orang.

Baca juga  Kasus Covid-19 Turun, Pasien Sembuh Jadi 747 Orang

“Kondisi kita masih memprihantinkan, karena terbukti penularan masih terjadi. Kasus positif masih berada di tengah masyarakat. Bahwa kontak dekat masih terjadi. Kebiasaan cuci tangan pakai sabun belum dimaksimalkan,” kata Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (28/3/2020).

Yurianto kembali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi seruan pemerintah untuk mencegah semakin meluasnya penyebaran Covid-19. Hal utama untuk mengendalikan penyebaran virus ini, menurut Yurianto, terletak pada masyarakat. “Masyarakat harus berperan aktif untuk memutus mata rantai penularan,” jelasnya.

Baca juga  Tanpa Uji Klinis, BPOM Izinkan Penggunaan Darurat Vaksin AstraZeneca

Menurutnya, yang paling utama adalah jaga jarak sosial dan jarak fisik. Bekerja, belajar dan beribadah dari rumah. Tidak perlu keluar rumah apabila tidak sangat mendesak. Saling mengingatkan untuk melindungi yang sehat tidak sampai sakit, atau yang sudah sakit tidak menularkan pada orang lain.

Pemerintah sendiri terus melakukan pencarian kasus positif di masyarakat melalui penelusuran kasus positif yang dirawat di rumah sakit. Upaya pelacakan akan diperkuat dengan melaksanakan penelusuran dan pemeriksaan cepat untuk melihat kemugkinan adanya kontak dekat. (ato)

Share :

Baca Juga

Nasional

Soal Arahan Presiden Tentang 75 Pegawai KPK, Ini Kata Tjahyo Kumolo

Nasional

Update Covid-19 pada 5 Maret: Kasus Aktif Tercatat 148.356 Orang

Nasional

Update Covid-19 pada 13 Maret: Kasus Covid-19 di Indonesia Kini 1.414.741 Orang

Nasional

Pasien Positif Covid-19 Indonesia Bertambah Jadi 9.511 Pasien

Nasional

Indonesia Harus Gerak Cepat, Jumlah Pasien Virus Corona Sudah 227 Orang

Nasional

Menkes Pastikan Tempat Tidur Pasien Covid-19 Hingga Obat-Obatan Tersedia

Nasional

Doni Monardo Berharap Indonesia Bebas Covid-19 pada Hari Kemerdekaan

Nasional

Update Covid-19 pada 11 Maret: Pasien Positif Tembus 1,4 Juta Orang