Home / Olahraga

Senin, 10 Mei 2021 - 17:48 WIB

Covid-19 Belum Berakhir, POPDA Sumsel Ditunda Hingga 2022

Kadispora Sumsel Drs H Akhmad Yusuf Wibowo MSi. (sripoku)

Kadispora Sumsel Drs H Akhmad Yusuf Wibowo MSi. (sripoku)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Masih tingginya penularan Covid-19, membuat Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVI Tahun 2021 yang mestinya dilaksanakan 20-27 Mei 2021 di Palembang terpaksa ditunda.

Hal itu dinyatakan Kadispora Sumsel, Drs H Akhmad Yusuf Wibowo MSi dan Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs H Riza Pahlevi MM. Keduanya membenarkan penundan itu. “Linier Popda-Popnas-ASEAN School Games,” kata Kadispora.

Penundaan Pelaksanaan Popda tersebut tertuang dalam Surat Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Drs H Riza Pahlevi MM Nomor: 420/ 5512/TP-PKLKDisdik.SS/2021 tertanggal 4 Mei 2021.

Rencananya pada POPDA XVI Tahun 2021, akan dipertandingan 24 cabang olahraga dan dikuti 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan. Namun, berkenaan dengan hal tersebut pelaksanaan kegiatan akan ditunda dengan memperhatikan hal-hal sebagai berkut :

1. Surat dari Kemenpora Nomor : RO.00.01/04.19.1/D.IV-2IV/2021 tanggal 19 Maret 2021 penihal Penundaan Pelaksanaan POPNAS XVI Tahun 2021 yang semula dilaksanakan tahun 2021 ditunda pelaksanaannya ke tahun 2023.

2. Berdasarkan data yang dilansir oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan pada saat ini Palembang memasuki Zona Merah Covid-19.

3. Pelaksanaan tatap muka di sekolah yang belum diaksanakan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

4. Pemerintah belum akan memvaksin kelompok masyarakat berusia di bawah 18 tahun ke bawah dan diperkirakan sampai dengan minggu ke-3 bulan Mei tahun 2021 belum semua pendidik dan tenaga kependidikan mendapatkan vaksin Covid-19.

Baca juga  Setelah Ganda Putra, PBSI Gelar Home Tournament Ganda Campuran

Dengan adanya penyebaran Covid-19 yang masih tinggi, dikhawatirkan akan menambah rentannya resiko tertularnya Covid-19 pada olahragawan maupun para pendamping.

“Berdasarkan hal tersebut, disampaikan Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVI Tahun 2021 diundur pelaksanaannya pada tahun 2022 dengan harapan bahwa wabah Covid-19 akan berkurang dan Palembang memasuki zona hijau kembali,” kata Riza Fahlevi.

Sebelumnya, Kadispora menjelaskan terkait diundurnya Popnas hingga 2023 mendatang, PPKM Prokes berdampak langsung pada persiapan atlet sehingga tidak optimal dan memengaruhi anggaran transport akom hanya diisi 50 persen dan konsumsi, (terbatas ruangan hanya 50 orang), belum vaksin usia di bawah 18 tahun, pembatalan ASEAN School Games yang linier Popnas.

“Masukan dan saran dari Dispora se-Indonesia yang sebagian besar menghendaki penundaan sampai dengan tahun 2023,” ungkap Drs H Akhmad Yusuf Wibowo MSi.

Ditambahkan, dari data yang masuk Popnas 2021, 6950 atlet dan pelatih serta 2000 official dan perangkat pertandingan dengan jumlah tersebut menjadi pertimbangan Kemenpora untuk menunda sampai dengan 2023.

Seperti diketahui pelaksanaan Popnas tersebut sempat mengalami molor dikarenakan tuan rumah Bangka Belitung dikabarkan mengajukan penundaan jadwal dari semula Juni menjadi November 2021 dengan alasan masih dalam masa pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai.

Baca juga  Pangdam II/Sriwijaya Gowes Bareng dengan Ketua Persit KCK PD II

Sedangkan, Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, Riza Pahlevi mengatakan Babel memutuskan diundur pada November tapi kalau Sumsel siap sejak awal. “Memang dikhawatir nantinya bakal muncul klaster baru jika gelaran Popnas dipaksakan sesuai jadwal,” kata Riza.

Riza Fahlevi yang juga Wakil Ketua Umum KONI Sumsel ini menambahkan, pihaknya terus mempersiapkan segala sesuatu untuk menjadi host city pada pesta olahraga pelajar di Tanah Air ini. Bahkan, di kabupaten dan kota sudah mulai melakukan seleksi putra-putri terbaiknya untuk bisa tampil maksimal dan maju mengikuti seleksi level provinsi.

Dia berharap pandemi Covid-19 ini segera berlalu. Apalagi seiring dengan proses vaksinasi yang terus dilakukan oleh Provinsi Sumsel. Popnas XVI 2021 seyogiyanya direncanakan pada 23 Agustus – 5 September 2021 dan diselenggarakan di Provinsi Sumsel dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai hosting bersama akan mempertandingkan 24 cabor.

Didapatkan usulan bahwa Babel akan menjadi tuan rumah 6 enam cabor Popnas XVI 2021 antara lain yudo, voli pasir, karate, panahan, panjat tebing, dan tinju. (adm)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Satu Grup Dengan India dan Filipina, Indonesia Tetap Waspada

Olahraga

BWF World Tour Finals 2020: Ginting Gagal Ke Semifinal

Olahraga

Diego Maradona Pemilik Gol ‘Tangan Tuhan’ Meninggal Dunia

Olahraga

Grup D EURO 2020: Inggris Bertekad Tuntaskan Dendam

Olahraga

Ini Kata Praveen/Melati Setelah Meraih Titel Bergengsi di Tengah Wabah Covid-19

Olahraga

2 Gol Kushedya Hari Yudo Bawa Arema Taklukkan PS Tira-Persikabo

Olahraga

Grup D EURO 2020: Patrick Schick Pahlawan Ceko di Hampden Park

Olahraga

Resmi Jadi Ketum IMI Pusat, Bambang Soesatyo: Gas Pol Rem Blong!