Home / Regional

Jumat, 10 April 2020 - 07:52 WIB

Covid-19 di DKI Jakarta, Total Sembuh 82, dan Meninggal 156 Orang

Iluistrasi: Pasien Covid-19, (antara)

Iluistrasi: Pasien Covid-19, (antara)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakata, merilis perkembangan kasus Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. Dalam situs resmi ‘corona.jakarta.go.id’ yang dikutip Jumat (10/4/2020), temuan kasus positif COVID-19 di Ibu Kota bertambah 178 kasus mencapai 1.810 orang. Dari jumlah itu, sampai saat ini yang masih menjalani perawatan sebanyak 1139 pasien.

Situs ‘corona.jakarta.go.id’, juga menjelaskan bahwa sebanyak 433 pasien menjalani perawatan dengan cara isolasi mandiri. Kemudian, 82 pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19, 156 pasien meninggal. Hingga kini, wilayah Pegadungan masih menjadi kelurahan terbanyak ditemukan pasien Corona di DKI Jakarta. Sebanyak 28 kasus pasien positif corona ditemukan di kelurahan yang terletak di Jakarta Barat tersebut.

Baca juga  Pemkot Palembang Atur ASN Bekerja Setengah Hari

Selanjutnya, pasien positif Corona lainnya, juga banyak ditemukan di Kelurahan Pondok Kelapa dengan 25 kasus. Berturut-turut setelah itu, pasien corona juga ditemukan di Kelurahan Pondok Pinang (21 kasus), Kelurahan Kebon Jeruk (18 kasus), dan Duren Sawit (17 kasus). Selain menghitung pasien positif, situs tersebut juga mencatat angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jakarta.

Baca juga  Demo Mahasiswa Sumsel, Kompak Menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja

Hari ini, Pemprov DKI Jakarta mulai memberlakukan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Pemerintah melarang warga berkerumun lebih dari lima orang. Restoran pun telah diminta untuk tutup dan ojek online dilarang mengangkut penumpang. Selain itu, pemerintah juga membatasi volume untuk kendaraan pribadi dan angkutan umum.

Selama PSBB Jakarta, angkutan umum di Ibu Kota hanya bisa menampung penumpang 50 persen dari kapasitasnya. Untuk angkutan massal kereta bahkan, lebih sedikit lagi. Pemerintah pun membatasi jam operasional angkutan massal hingga pukul 18.00. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Ngotot Uji Emisi Kendaraan, Ini Alasan Pemprov DKI Jakarta

Regional

Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Pada Sabtu (9/5) bertambah 58 Orang

Regional

Pertamina Palembang Jual Pertalite Seharga Premium Mulai Akhir Oktober

Regional

Untuk Transportasi Tenaga Medis, Jakarta Siapkan 50 Bus Sekolah

Regional

Anak Sungai Palembang Alami Pendangkalan, Ini Penjelasan BBWS Sumatera VIII

Regional

Ujian Nasional Ditiadakan, Disdik Sumsel Lakukan Ini

Regional

Dikukuhkannya FDPP, Bupati PALI Minta Desa Persiapan berharap Segera Didefinitifkan

Regional

Vaksinasi Covid 19 Lansia Rendah, Distribusi Vaksin Palembang Dihentikan