Home / Regional

Kamis, 7 Mei 2020 - 07:58 WIB

Dampak Covid-19 di Palembang, Jumlah Warga Misbar Capai 63 Ribu

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda ketika menyerahkan bantuan kepada warga Palembang. (rmol)

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda ketika menyerahkan bantuan kepada warga Palembang. (rmol)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19 menimbulkan dampak yang signifikan terhadap perekonomian masyarakat, salah satunya banyak warga miskin baru (misbar). Data dari Dinas Sosial di Palembang menyebutkan bahwa ada 49.669 warga yang masuk kategori misbar.

Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda, menyebutkan data tersebut terus bertambah. Catatan dari kelurahan dan kecamatan di Kota Palembang angka masyarakat misbar mencapai 63.000 orang. “Data belum masuk semua, diperkirakan angkanya mencapai 63.000 orang,” katanya kepada wartawan Kamis (7/5/2020).

Dikatakan, data yang masuk ke Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang ini melalui pendataan baru mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT) hingga tingkat kecamatan. Jumlah ini masuk dalam kategori yang membutuhkan bantuan. “Nanti akan dicari jalan keluarnya, supaya nanti semua memperoleh bantuan,” katanya.

Baca juga  Update Covid-19 Palembang: 453 Pasien Dirawat, 244 Sembuh, dan 32 Meninggal

Fitri menuturkan, Pemkot Palembang tetap membuka pintu silakan warga menyampaikan informasi terkait masalah kemiskinan saat ini dan Dinsos Palembang akan segera melakukan evaluasi. Masyarakat diharapkan tetap tenang di tengah pandemi saat ini.

Secara terpisah, Sekertaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, di tengah Pandemi Covid-19 memang cukup banyak jenis bantuan yang disalurkan untuk masyarakat. Sebanyak 63 Ribu masyarakat miskin baru (Misbar) di Palembang yang datanya baru masuk di luar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) akan dilakukan tahapan verifikasi dan validasi.

Baca juga  Epidemiolog Unsri: Belajar Tatap Muka Harus Pakai Aturan Ketat

Bantuan yang diberikan kepada warga misbar itu ada yang berupa bantuan dari pemerintah pusat diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp 600 ribu. Kemudian bantuan senilai Rp 200 ribu dan kartu pra kerja yang sistemnya online serta bantuan dari Kementerian Pariwisata.

Data penerima bantuan itu berasal dari Dinas sosial dan harus masuk dalam DTKS, dimana untuk Kota Palembang jumlahnya mencapai 115 ribu jiwa. Dari jumlah 115 ribu jiwa, terdapat 49.669 KK yang sama sekali belum mendapatkan bantuan sosial darimana pun. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Coffee Morning Pertamina EP Bersama PWI PALI: Harapkan Kerjasama Terjalin Dengan Baik

Regional

Jelang Pilkada PALI, KPU Gelar Deklarasi Damai

Regional

Jembatan Musi VI Kota Palembang Masih Uji Coba

Regional

Setelah Ditolak Warga Aceh, TKA China Kembali Diterbangkan ke Jakarta

Regional

Herman Deru Serahkan Mandat Pada Rusli Habibie Sebagai Ketua DMDI Gorontalo

Regional

Silaturahim Yayasan GANN dan Syukuran Kantor

Regional

BAN SM Sumsel Adakan UKA Ulang Online Diikuti 6.000 Asesor

Regional

HD Bagus, Segera Berikan Sembako Untuk Rakyat