Home / Regional

Selasa, 7 April 2020 - 14:02 WIB

Dampak Dari Covid-19, Gubernur Sumsel Siap Bantu Warga Miskin

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) tengah mensiasati dampak ekonomi terhadap masyarakat akibat penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang terus saat ini tengah masif. Bahkan, Pemprov sendiri telah merealokasikan anggaran dalam penanganan kasus ini.

Gubernur Sumsel, H Herman Deru menegaskan, pihaknya telah melakukan kajian cepat dan sinkronisasi data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar bantuan yang diberikan tepat sasaran. “Sejak awal sudah kita investigasi melalui petugas yang memonitor PKH dan ternyata memang ada kenaikan itu. Kita sudah siapkan pendanaannya. Termasuk pemerintah kota dan kabupaten juga sudah merealokasikannya,” kata Herman Deru pekan lalu.

Dia mengatakan, batuan tersebut agar segera direalisasikan dalam waktu dekat. Selain bantuan untuk penerima manfaat yang memang telah terdaftar, bantuan itu juga akan digelontorkan untuk masyarakat dengan kategori miskin baru (misbar). “Misalnya PLN secara jelas memberikan nihil pembayaran untuk pengguna listrik berdaya 450 VA dan untuk pengurangan 50 persen untuk yang berdaya 900 VA, itu konkrit. Tapi kita juga berikan bantuan stimulus berupa sembako kepada keluarga yang terdaftar maupun miskin baru. Ini juga ada data akuratnya,” bebernya.

Baca juga  Vaksinasi Covid 19 Lansia Rendah, Distribusi Vaksin Palembang Dihentikan

Dia berharap, warga miskin baru akibat dampak dari Covid-19 ini tidak menjadi banyak. “Karena kita juga harus mensiasati perekonomian saat ini. Kita tahu juga Covid-19 ini bukan hanya virusnya yang harus dicegah, tapi juga kecemasan di masyarakat. Sebab jika kecemasan itu tumbuh maka akan mengganggu ekonomi yang justru melahirkan warga miskin baru,” terangnya.

Baca juga  Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Palembang Diminta Terapkan PSBB

Selain itu, upaya cegah tangkal Covid-19 di Sumsel masih dilakukan secara masif. Bahkan Pemprov sendiri telah menginstruksikan agar setiap desa juga menyediakan tempat isolasi untuk menampung ODP dan PDP. “Sudah ada desa-desa di Sumsel yang menyediakan isolasi mandiri untuk warganya. Saya harapkan ini masif ke daerah lainnya juga. Kepala desa maupun tokoh di desa tersebut harus aktif sehingga tempat isolasi itu dapat dengan cepat terwujud,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Bertekad Turunkan Kasus Covid-19, Polda Sumsel Perketat Prokes

Regional

Bekasi Siap Lockdown Jika Kasus Covid-19 Jakarta Naik

Regional

17 Kekayaan Sumsel Diajukan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Regional

Covid-19 di Jakarta, 720 Positif, 48 Sembuh, dan 76 Meninggal

Regional

Ojek Boleh Angkut Penumpang, Tapi Dilarang Masuk Wilayah Ini

Regional

Covid-19 Mewabah, Pemkot Bekasi Imbau Warga Menunda Resepsi Nikah

Regional

Di Webinar Pariwisata, Gubernur Sumsel Promosikan Sriwijaya Grand Fondo dan Dempo Run

Regional

DPRD Sumsel Setujui LKPJ Gubernur Sumsel Tahun 2020