Home / Regional

Kamis, 6 Agustus 2020 - 08:01 WIB

Dana BOS Tak Cukup, DPRD Minta Pemprov Sumsel Fasilitasi Internet Gratis

Wakil Ketua DPRD Sumsel, Muchendi Mahzarekki. (tribunnews)

Wakil Ketua DPRD Sumsel, Muchendi Mahzarekki. (tribunnews)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Wakil Ketua DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Muchendi Mahzarekki, menilai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel harus menyiapkan fasilitas internet gratis bagi masyarakat untuk menunjang anak-anak sekolah belajar dengan sistem dalam jaringan (daring).

Menurutnya, walau dana BOS bisa digunakan untuk membantu siswa membeli paket data, tapi itu dirasa belum mencukupi. “Dari hasil saya keliling sekolah-sekolah dan bertemu dengan para orangtua siswa di Sumsel, mereka sangat terbebani dengan sistem belajar online saat ini,” kata Muchendi.

Koordinator Komisi V DPRD Sumsel yang membidangi masalah pendidikan dan kesejahteraan rakyat itu mengungkapkan, masih banyak kendala yang dihadapi anak- anak sekolah di Sumsel dalam sistem belajar secara daring.

“Pertama, karena infrastruktur yang belum merata, susah signal. Kedua, pembelajaran jarak jauh atau daring memakan biaya yang sangat tinggi untuk membeli kuota dan penunjangnya,” ujarnya.

Baca juga  Anies Minta Pramuka Jakarta Bantu Warga Lewati Masa Pandemi

Selain itu, orangtua siswa dengan belajar sistem daring ini, harus membagi waktunya antara bekerja dan mendampingi anak belajar secara online.

“Saya bisa membayangkan bagaimana beratnya para orangtua, dalam situasi dan kondisi saat ini. Apalagi orangtua yang penghasilannya pas-pasan dan memiliki lebih dari satu orang anak yang semuanya sedang bersekolah. Apalagi masih sekolah SD akan terasa berat sekali,” tandasnya.

Muchendi pun berharap, jika pendidikan online ini terus berlangsung panjang, mereka selaku wakil rakyat ingin pemerintah baik pusat atau daerah, bisa membuat kebijakan fasilitas gratis, agar masyarakat tidak semakin dibebankan ditengah kondisi covid-19 saat ini, yang belum tahu kapan berakhirnya

Baca juga  PDAM Tirta PALI Anugerah Janjikan Air Mengalir Awal Agustus

Di mana, penggunaan internet dianggap sebagai pengeluaran tambahan orang tua, diluar biaya pendidikan yang sudah mahal. Dan jika ini dibiarkan, khawatir anak- anak Indonesia akan banyak putus sekolah, karena ketidakmampuan dalam membeli paket data.

“Kita juga berharap, pemerintah daerah mengambil bagian dalam membantu para orang tua siswa, jika subsidi paket data sudah diberikan pemerintah pusat, Pemda menyiapkan layanan cek mata pelajaran gratis untuk para siswa. Karena kita juga meyakini belajar daring pakai hp, komputer, dan sejenisnya pasti berdampak pada mata anak,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Sering Kebanjiran, Warga SGR Kota Bekasi Jual Murah Rumah Mewah

Regional

Selamatkan Polisi Korban Penikaman, 3 Satpol PP Palembang Diganjar Penghargaan

Regional

Duta Cegah Stunting Dan PKK Desa Talang Ubi Dikukuhkan

Regional

Maju Pilkada PALI, Heri Amalindo Kembalikan Formulir Ke Demokrat

Regional

Panen 2 Kali Saat Kemarau, Petani Sumsel Dapat Hadiah Dari Herman Deru

Regional

217 Kepala Kantor Urusan Agama di Sumsel Ikut Uji Kompetensi

Regional

Untuk Sterilisasi, Penutupan Gedung DPRD DKI Jakarta Diperpanjang

Regional

Resepsi Pernikahan di DKI Jakarta Perbolehkan, Ini Syaratnya