Home / Nasional

Senin, 11 Mei 2020 - 07:53 WIB

Doni Monardo: Kasus Sembuh Meningkat, Utilitas RS Rujukan Covid-19 di Jakarta Rendah

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo. (bnpb)

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo. (bnpb)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan, utilitas pasien Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di rumah sakit rujukan yang telah ditentukan Kementerian Kesehatan menurun signifikan.

Dikatakan, banyak rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien virus Corona atau Covid-19 yang kapasitasnya hanya terisi sepertiganya atau bahkan kurang dari 10 persen. “Seperti halnya RS Fatmawati terisi 22 bed dari 84. Artinya 26,2 persen,” kata Doni usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo melalui telekonferensi, Senin (11/5/2020).

Kondisi yang sama juga terjadi di RSAL Mintoharjo, RS Polri Sukanto, RSUD Tarakan, RSUD Pasar Minggu, RS Persahabatan, RSKD Duren Sawit, RS Pertamina Jaya, dan RSUD Tugu Koja yang mencatat kapasitas pasien Covid-19 terisi kurang dari 30 persen.

Baca juga  Awas, Kasus Mutasi Corona Inggris Sudah Ada di Indonesia

“Ini menunjukan bahwa jumlah pasien yang sembuh semakin banyak. Kemudian pasien yang baru untuk dirawat juga semakin sedikit. Kalau ini bisa kita pertahankan, otomatis kita bisa mengurangi saudara-saudara kita yang sakit berat dan kronis,” kata Doni.

Hal tersebut sejalan dengan data pertumbuhan kasus Covid-19 di DKI Jakarta yang sudah melambat jika dibandingkan dengan periode yang sama bulan lalu. Dalam 7 hari terakhir jumlah kasus positif bertambah 723 kasus atau naik 16,36 persen. Pada periode yang sama bulan lalu, pertumbuhan kasus secara mingguan mencapai 89,03 persen atau bertambah 853 kasus.

Baca juga  Menkes Minta Anggaran Pengadaan Vaksin Sinovac Rp20.9 Triliun

Adapun, tren pasien Covid-19 yang sembuh naik secara mingguan maupun harian. Per Minggu (10/5/2020), jumlah pasien sembuh bertambah 36 orang atau tumbuh 4,69 persen dari hari sebelumnya menjadi 803 orang. Rasio pasien sembuh dibandingkan kasus positif menjadi 15,62 persen. Angka tersebut jauh meningkat dibandingkan saat hari pertama pemberlakuan PSBB di Jakarta, yakni 10 April 2020 pada posisi 4,52 persen.

Sementara, tren jumlah pasien yang meninggal terus melambat. Pasien meninggal bertambah 7 orang menjadi 444 orang. Pada pekan lalu, Minggu (3/5/2020), jumlah pasien meninggal bertambah 10 orang. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 Pada 1 November 2020: Pasien Positif Capai 412.784 Orang

Nasional

Cegah Penyebaran Covid-19, Doni Monardo Gandeng PWI Pusat

Nasional

Update Covid-19 pada 11 April: Ada 4.127 Kasus Baru

Nasional

Kirim Surat ke Presiden Joko Widodo, ICW Minta Jaksa Agung Dicopot

Nasional

Organisasi Keagamaan Dukung Kebijakan Pemerintah Sikapi Adaptasi Kebiasaan Baru

Nasional

Satgas Covid-19 Buka Tower 4 dan 5 Wisma Atlet Untuk Isolasi Mandiri

Nasional

Update Covid-19 Indonesia 17 September, Persentase Kematian Lampaui Rata-rata Dunia

Nasional

Awas, Covid-19 Pada Anak Muda Tanpa Gejala