Home / Nasional

Senin, 18 Mei 2020 - 08:52 WIB

Doni Monardo Sebut 591 WNI Dari Luar Negeti Positif Covid-19

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo. (dok bnpb)

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo. (dok bnpb)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Pemerintah mengatakan sebanyak 132.798 warga negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya bermukim di luar negeri telah tiba di Tanah Air. Beberapa di antaranya telah dinyatakan positif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen Doni Monardo mengatakan, WNI yang positif Covid-19 itu salah satunya yang tiba di Jakarta. Setidaknya ada 279 WNI yang terpapar virus Corona berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan terhadap mereka.

“Yang menunggu swab adalah 2.850 kemudian, yang sudah kembali adalah 1.493. Jadi ditotal dari jumlah itu jumlahnya 4 ribu sekian (tiba di Jakarta). Dari jumlah total tersebut yang telah diketahui hasil swabnya adalah 279 orang positif COVID,” kata Doni dalam konferensi video usai rapat terbatas, Senin (18/5/2020).

Dikatakan, saat ini WNI yang dinyatakan positif COVID-19 tengah menjalani perawatan di RS Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. “Sekarang mereka yang positif Covid-19 mendapatkan perawatan di Wisma Atlet,” ujarnya.

Baca juga  Update Covid-19 Indonesia, Ada Tambahan 484 Pasien

Selain di Jakarta, ada juga ratusan WNI yang tiba di Bali yang dinyatakan positif COVID-19. Doni mengatakan, setidaknya ada 312 orang yang sudah dikonfirmasi terpapar. Para WNI yang tiba di Indonesia itu merupakan pekerja migran Indonesia (PMI), anak buah kapal (ABK) dan pelajar di luar negeri.

“Yang tiba di Bali telah mencapai 15.300 orang dari hasil pemeriksaan ABK, PMI melalui pintu Bali terdapat 312 orang yang positif Covid-19 dan saat ini dilaksanakan perawatan di 13 rumah sakit rujukan di wilayah Denpasar,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Doni Monardo juga menjelaskan, bahwa saat ini tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Jakarta mencapai 54,3 persen. Angka itu masih paling tinggi dibanding provinsi lain di Indonesia yang berada di kisaran 40-50 persen.

Baca juga  Update Covid-19 pada 16 Februari: Jawa Barat Sumbang 4.032 Kasus Baru

“Khusus Jakarta total bed yang terisi pasien adalah 54,3 persen. Beberapa provinsi juga masih berada di kisaran antara 40 dan 50 persen, bahkan ada yang di bawah 10 persen,” ujar nya.

Dalam rapat terbatas dengan Presiden Jokowi secara virtual itu, menurut Doni, tercetus strategi ‘the new normal’ menjadi upaya yang harus dihadapi masyarakat bersama, setidaknya sampai vaksin corona ditemukan. Sebab hingga kini belum ada satu pun lembaga yang berani mengatakan kapan akhir dari pandemi virus corona.

Dia menyatakan kemungkinan masyarakat akan selamanya hidup dengan virus corona. “Sejauh ini belum ada lembaga yang berani mengatakan kapan COVID akan berakhir. Termasuk belum ada kepastian kapan vaksin akan ditemukan, sehingga sangat mungkin kita akan selamanya hidup dengan COVID,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

10 Juta Bulk Vaksin Sinovac Sudah Masuk Indonesia

Nasional

Update Covid-19 pada 8 Maret: Pasien Positif Tambah 6.894 Orang

Nasional

Menkes: Belum Terdeteksi Mutasi Baru Covid-19 di Indonesia

Nasional

Rapat Dengan KPK, Komisi III DPR Akan Pertanyakan Masalah TWK

Nasional

Jika Jakarta ‘Lockdown’, Polda Metro Siap Mengamankan

Nasional

Soal Revitalisasi Monas dan TIM, Komisi X DPR Panggil Gubernur DKI

Nasional

Update Covid-19 Indonesia 18 September: Kasus Sembuh Tertinggi Selama Pandemi

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia Per 11 Juni: Bertambah 979 Orang