Home / Regional

Sabtu, 11 April 2020 - 09:25 WIB

Gara-gara Covid-19, Sebanyak 300 Karyawan Hotel di Palembang Dirumahkan

Hotel Aryaduta Palembang.

Hotel Aryaduta Palembang.

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Dampak Corona Virus Disease atau Covid-19 yang sudah terdeteksi di seluruh provinsi yang ada di Indonesia, membuat banyak usaha yang harus mengencangkan ikat pinggang. Hal itu juga terjadi di bidang usaha perhotelan. Satu per satu hotel berbintang di Sumatera Selatan terpaksa menutup operasional, setelah Hotel Santika Premier yang lebih awal tutup kini giliran Hotel Aryaduta yang tidak beroperasi.

General Manager Aryaduta Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rendy Prapanca, membenarkan hotel tersebut tutup sementara sampai waktu yang belum ditentukan. “Benar, hotel ini akan buka kembali sampai kondisi membaik, total karyawan ada 140 orang dan mereka terpaksa dirumahkan untuk sementara,” kata Rendy seperti dilansir ‘kumparan’, Sabtu (11/4/2020).

Sementara Ketua PHRI Sumsel, Herlan Aspiuddin mengatakan, tidak hanya menghentikan operasional, sejumlah hotel juga merumahkan pekerja sedikitnya ada 300 orang. Kondisi ini tidak terlepas dari sepinya minat tamu yang datang ke hotel untuk melakukan kegiatan maupun menginap. “Sebagian besar okupansi hotel turun, sehingga tutup sementara dilakukan guna mengurangi dampak kerugian,” jelasnya.

Baca juga  Hadapi Idul Fitri, Pangdam II/Sriwijaya Pimpin Rakor PPKM Mikro

Dikatakan, kendati ada hotel yang menutup sementara, ada juga hotel yang sempat tutup kemudian buka kembali seperti di Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumsel. Kondisi ini murni karena menurunnya okupansi bahkan ada hotel yang turun hingga 90 persen. Di tengah kondisi yang belum kondusif akibat dampak virus corona (Covid-19), pihak manajemen belum menentukan waktu yang tepat untuk buka kembali.

Pihaknya, sudah meminta dan berharap kepada pemerintah kota Palembang untuk meniadakan pajak PB1 (Pajak hotel dan restoran) untuk sementara sampai kondisi pulih, sebab pajak dianggap memberatkan para pemilik restoran dan hotel pada situasi saat ini. “Mereka tidak mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), melainkan cuti di luar tanggungan perusahaan. Kalau kondisi sudah normal dan wabah Covid-19 berlalu akan dilakukan recovery,” ujarnya.

Baca juga  Sebanyak l 1.233 Nakes di Palembang Divaksin Covid-19

Dalam kesempatan itu, Herlan membeberkan beberapa hotel yang saat ini tutup sementara di Sumsel yakni Santika Premier Bandara Palembang, Daffam Lubuk Linggau, Sofa marwah Palembang, Sandjaya Palembang, Sentosa Palembang, Note Prabumulih, Grand Citra Prabumulih, Penginapan dan Resto Lagenda Pagaralam, Hotel/ Villa Mentari Pagaralam, Hotel Permata Bunda Pagaralam dan Aryaduta Palembang. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Update Covid-19 di Sumsel, Ada Tambahan 42 Kasus, Kini Menjadi 1.271

Regional

Jalan Simpang Raja-Jeramba Besi Rusak Parah, PT MHP Memperbaiki Setengah Hati

Regional

Pleno KPU Sumsel Selesai, Devi-Darmadi Gugat Hasil Pilkada PALI ke MK

Regional

Pemprov Sumsel Terima Ribuan Alat Bantu Cegah Covid-19

Regional

Tim Itjenad Laksanakan Pengawasan Post Audit di Kodam II/Sriwijaya

Regional

SK Mendagri Sudah Turun, Bupati/Wabup PALI Siap Dilantik

Regional

Update Covid-19 Jakarta 2 Juni: Pasien Sembuh Bertambah 159 Orang

Regional

Pasien Positif Covid-19 Jakarta Bertambah 267 Kasus