Home / Regional

Minggu, 20 Juni 2021 - 21:30 WIB

Gubernur Sumsel Harapkan Fordeiss Jadi Agen Kebangkitan Ekonomi Syariah

Gubernur Sumsel saat melantik pengurus Fordeiss di Grand Atyasa Convention Center. (humaspemprovsumsel)

Gubernur Sumsel saat melantik pengurus Fordeiss di Grand Atyasa Convention Center. (humaspemprovsumsel)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Masih rendahnya pemahaman umat Islam Indonesia terhadap ekonomi syariah, sangat membutuhkan peran ulama, ahli ekonomi Islam, dan para da’i. Karena itu, kajian ekonomi Islam sangat dibutuhkan.

“Sejatinya Fordeiss mempunyai peran sakral, menjadi agent of change (agen perubahan) di masyarakat. Sebab, mereka adalah orang yang bisa menjadi penggerak untuk mengajak masayarakat membangun ekonomi umat,” kata Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru dalam sambutannya pada pelantikan pengurus Forum Da’i Ekonomi Islam Sumsel (Fordeiss) di Grand Atyasa Convention Center.

Herman Deru mengajak agar Fordeiss dapat berperan memberikan motivasi kepada pelaku UMKM itu secara komprehensif, mulai dari cara mendapatkan modal, cara berbisbis, agar menjadi pelaku usaha yang cepat tanggap, tangkas dan mengerti pangsa pasar.

Baca juga  KPU Sumsel Minta Antisipasi Temuan Simulasi Pilkada

“Peluang pemasaran yang terpenting, sebab jika ada modal, keahlian mumpuni namun untuk pangsa pasarnya tidak ada akan tidak ada gunanya,” tuturnya.

Menurutnya, pemahaman umat Islam di Indonesia terhadap ekonomi syariah dinilai masih sangat kurang. Karena itu dia mengaharapkan Fordeiss menjadi mentor bagi UMKM. “Maka saya minta para da’i membuka peluang, harapannya bisa berkerjasama dengan pemerintah karena bisa meringankan beban pemerintah,” tambahnya.

Herman Deru menyebut bahwa Pemprov Sumsel telah menggulirkan dana Rp4 triliun dan baru tersalurkan 100 persen, dan tingkat NPL nya hampir tidak mencapai 1 persen.

Sementara itu Ketua Fordeiss Sumsel. Dr Ulil Amri Lc MHI menegaskan, pihaknya menginisiasi mengumpulkan para akademisi untuk bergabung dalam Fordeiss ada 61 pengurus yang dilantik, 50 persennya adalah akademisi kemudian praktisi dan tenaga exspert.

Baca juga  Herman Deru Minta Simulasi Sebelum Sekolah Dibuka Lagi

“Kita ingin menjadi lembaga yang bisa mencerahkan umat kita bisa meliterasi masyarakat Sumsel dengan berkolaborasi bersama Pemprov Sumsel,” jelasnya.

Menurutnya, salah satu kegiatan yang lakukan pihaknya yakni training da’i ekonomi Islam Sumsel berjumlah 270 dari 17 kabupaten/kota, kemudian pembuatan buku teks khotbah Jumat. “Dalam buku ini kami coba selipkan mengenai ekonomi Islam,” tandasnya.

Hadir dalam kesempatan ini Ketua MUI Provinsi Sumsek Prof. Dr. KH Aflatun Muchtar,M.A para pejabat Pemprov dan undangan penting lainnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Palembang Bikin Akses Jalur Darat ke Pulau Kemaro

Regional

Pemkot Palembang Akan Bentuk Dua Kampung Anti Narkoba

Regional

Untuk Sterilisasi, Penutupan Gedung DPRD DKI Jakarta Diperpanjang

Regional

Bertambahnya Kasus Covid-19 di Jakarta, Ini Fakta Sebenarnya

Regional

Berkat Ketua RT di Palembang, Puskesmas Vaksinasi 60 Lansia Per Hari

Regional

Masa Transisi, Warga Jakarta Tak Pakai Masker Didenda Rp 250 Ribu

Regional

Polisi: Kasus Hoaks Meningkat Selama Pandemi Covid-19

Regional

MA Anulir Putusan KPU Ogan Ilir, Paslon Petahana Tetap Ikut Pilkada