Home / Regional

Selasa, 21 April 2020 - 07:38 WIB

Gubernur Sumsel: Palembang dan Prabumulih Layak Terapkan PSBB

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, usai melakukan konferensi video dengan sejumlah kepala daerah. (dtc)

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru, usai melakukan konferensi video dengan sejumlah kepala daerah. (dtc)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Jumlah kasus positif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami peningkatan drastis. Menyikapi hal itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru, menyebut ada dua daerah layak menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yaitu Palembang dan Prabumulih.

Dikatakan, beberapa hari lalu ia sudah mempersilakan bupati dan wali kota sudah mengajukan PSBB jika telah memenuhi syarat dan kriteria. Terutama daerah-daerah yang sudah menjadi zona merah penyebaran COVID-19. “Saya sudah mendengar Palembang akan mengajukan PSBB. Itu saya apresiasi jika sudah memenuhi syarat PSBB, apalagi ini akan membuat masyarakat tenang,” kata Herman Deru, Selasa (21/4/2020).

Baca juga  Covid-19 Belum Mereda, Pangdam II Sriwijaya: Itu Masalah Bersama

Herman Deru yang akrab disapa HD menyebut bahwa daerah yang kini sudah memenuhi syarat bisa melaksanakan jika sudah disetujui Menteri Kesehatan. Sebab, berbagai faktor harus dipersiapkan seperti jaminan pangan sampai kebutuhan pokok warga. Selain Kota Palembang, Prabumulih kini sedang melakukan kajian untuk penerapan PSBB.

“Dua kota itu sangat wajar jika mengajukan PSBB karena sudah dinyatakan sebagai zona merah pandemi Covid-19. Sudah wajar kalau kedua kota itu mau PSBB. Apalagi sudah terdapat transmisi lokal penyebaran Virus Corona di wilayah itu,” ungkapnya.

Baca juga  Ujian Nasional Ditiadakan, Disdik Sumsel Lakukan Ini

Sementara itu, rencana PSBB di Palembang yang diajukan oleh Pemerintah Kota mendapat dukungan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan. “Sebetulnya beberapa kebijakan seperti peliburan sekolah itu juga termasuk pembatasan sosial, hanya memang cakupannya mungkin bisa diperluas,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri.

Namun sebelum PSBB di Palembang diberlakukan, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel berharap ada langkah-langkah phsycal distancing yang harus tetap dilaksanakan agar tingkat kontak antarindividu semakin berkurang dan meminimalisir penularan virus itu. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Perindo Siap Menangkan Heri Amalindo-Soemarjono di Pilkada PALI

Regional

Redam Virus Corona, ASN Palembang Dilarang Lakukan Kunjungan Kerja

Regional

Bupati PALI Bagikan Paket Sembako Kepada Pengurus Aisyiyah

Regional

Tarif Rapid Test Covid-19 di Sumsel Rp700.000, Ketentuan Menkes Belum Berlaku

Regional

Gubernur Sumsel: Aksi Terorisme Tak Terkait Agama Tertentu

Regional

1.272 Calon Penumpang KA Ditolak, Ini Syarat Naik Kereta Api di Sumsel

Regional

Update Covid-19 Jakarta, Pasien Positif Alami Peningkatan

Regional

Pegawai Positif Covid-19, Kantor BPJS Kesehatan Palembang Ditutup