Home / Olahraga

Minggu, 28 Juni 2020 - 09:22 WIB

Ini Catatan PBSI Tentang Home Tournament Ganda Putra

Fajar Alfian/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan tampil sebagai juara ganda putra di Mola TV PBSI Home Tournament. (pbsi)

Fajar Alfian/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan tampil sebagai juara ganda putra di Mola TV PBSI Home Tournament. (pbsi)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Mola TV PBSI Home Tournament sektor ganda putra telah usai digelar. Selama tiga hari, enam ganda putra pelatnas saling adu kemampuan untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 100 juta. Ajang ini sekaligus menjadi uji coba penerapan turnamen dengan protokol Corona Virus Doisease 2019 atau Covid-19.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PP PBSI, Achmad Budiharto mengatakan, ada beberapa aspek yang bakal dievaluasi PBSI sebagai penyelenggara. Dia menggarisbawahi tiga hal dalam penyelenggaraan kejuaraan internal ini, di antaranya dari teknis penyelenggaraan, evaluasi untuk pelatih dalam menilai performa atlet, serta teknis penayangan siaran langsung untuk para penonton.

“Dari teknis pelaksanaan, masih ada kelemahan-kelemahan, misalnya penggunaan face shield. Ternyata tidak mudah untuk petugas dalam mencermati kondisi lapangan dengan baik. Untuk wasit dan hakim servis juga, karena memang tidak nyaman menggunakan face shield dalam waktu yang cukup lama,” kata Budiharto seperti dikutip dari Badmintonindonesia.org.

Baca juga  Grup A EURO 2020: Swiss Harus Menang Besar

Penampilan para atlet di Mola TV PBSI Home Tournament bisa dijadikan bahan penilaian dan evaluasi bagi pelatih untuk mengetahui kondisi dan kesiapan atlet, baik secara fisik, teknik maupun strategi permainan. “Pelatih bisa melihat ada pasangan yang stabil, ada juga yang bagus di awal lalu mulai menurun. Ini bisa jadi masukan untuk pelatih dalam menyiapkan atlet menuju turnamen,” jelas Budiharto.

Fajar/Yeremia Jadi Juara
Pada Mola TV PBSI Home Tournament khusus ganda putra itu, Fajar Alfian/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan tampil sebagai juara. Pasangan senior-junior ini tak terkalahkan sepanjang kompetisi dan dari lima pertandingan, mereka hanya kehilangan satu game.

Di laga puncak melawan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Moh Reza Pahlevi Isfahani, Fajar/Yeremia menang straight game dengan skor 21-18, 21-18. Fajar/Yeremia tampil agresif di pertandingan siang ini, mereka juga tampil solid meskipun baru berpasangan.

Baca juga  Habib Rizieq Akhirnya Pulang ke Indonesia, Massa FPI Padati Rumah Sang Imam Besar

“Kuncinya, kami menikmati pertandingan. Kami merasa enjoy saja, ini semacam pertandingan eksebisi, tapi rasanya seperti di turnamen resmi. Saya pribadi merasa rileks main di sini, tapi tidak menyangka bisa jadi juara,” kata Fajar soal penampilannya dan Yeremia.

Yeremia mengaku sebetulnya dalam hati ia punya keyakinan bisa merebut peringkat teratas di Mola TV PBSI Home Tournament. “Walau saya tahu lawannya berat-berat, banyak pemain senior, tapi kan Fajar juga pemain bagus, jadi ya pede saja. Komunikasi kami jalan terus, dia banyak memberi bimbingan dan ingatkan saya supaya jangan hilang fokus. Salah satu kunci kemenangan kami adalah kami saling percaya sama pasangan,” jelas Yeremia. (ato)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Setelah Olimpiade Ditunda, PP PBSI Siapkan Langkah Penyesuaian

Olahraga

Herman Deru: PSHT Dapat Jaga Kehormatan Tanpa Memandang Perbedaan

Olahraga

Kevin/Marcus Lolos Ke Semifinal, Hendra/Ahsan Gagal Pertahankan Gelar

Olahraga

Borneo FC Waspadai Pemain Bintang ‘Macan Kemayoran’

Olahraga

Karena Covid-19, PBSI Batalkan Indonesia Masters Super 100

Olahraga

Preview Grup A EURO 2020: Wales Memburu Hasil Imbang

Olahraga

Grup A EURO 2020: Harapan Terakhir Turki dan Wales

Olahraga

PBSI Sambut Baik Klarifikasi BWF Soal Poin Untuk China dan Hongkong