Home / Olahraga

Senin, 16 Maret 2020 - 03:27 WIB

Ini Kata ‘The Minions’ Setelah Gagal Juara di All England

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo setelah kalah di final All England (PBSI)

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo setelah kalah di final All England (PBSI)

Jakarta, Transparanmerdeka.co
Ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo kembali gagal meraih juara All England 2020. ‘The Minions’ (julukan Marcus/Kevin) kalah dari Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe asal Jepang dalam pertarungan tiga game, 18-21, 21-12, dan 19-21. Namun pencapaian mereka sudah jauh lebih baik dari All England sebelumnya.

Tahun lalu, Marcus/Kevin hanya bermain di babak pertama All England 2019. Hal ini yang membuat ganda putra Indonesia itu masih bisa tetap bersyukur dengan pencapaian yang mereka dapatkan. “Hasil tahun ini kami syukuri saja. Main sudah baik, hanya di partai final lawannya memang bagus. Mereka pun dalam kondisi bagus juga, belum pernah kalah dalam satu game pun. Mereka pun akhir-akhir ini kerap melakukan spekulasi yang cukup nekat juga,” kata Marcus, Senin (16/3/2020).

Penampilan Marcus/Kevin memang sangat baik. Skor game pertama dan game ketiga, di mana mereka kalah memperlihatkan pertarungan meraih cukup ketat hingga akhir game. Menurut Kevin, faktor keberuntungan juga bermain dalam hal ini. “Hari ini kami sudah mencoba yang terbaik. Mungkin sedikit kurang hoki juga. Pada akhir game kami sudah sempat unggul. Hari ini mereka bermain dengan sangat konsisten dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri,” kata Kevin setelah pertandingan final All England 2020 berakhir di Birmingham Arena, Inggris.

Baca juga  28 Cabor Solid Dukung Arbain Semendawai Jadi Ketum KONI Palembang

Marcus/Kevin memulai pertandingan dengan kehilangan game pertama. Beranjak ke game kedua, The Minions mulai menguasai permainan dan menang meyakinkan dengan skor 21-12. Sayangnya, pada game penentuan, perjalanan keduanya tidak mulus. Mereka tertinggal 0-6 pada awal game ketiga. Endo/Watanabe secara konsisten terus memimpin jalannya pertandingan. Sementara itu, Marcus/Kevin juga berusaha mengejar ketinggalan.

Baca juga  Tim Bulutangkis Putri Indonesia Bidik Posisi Juara Grup

Marcus/Kevin berhasil menyalip satu poin di posisi kritis menjadi 19-18. Sayang, akhirnya tiga poin beruntun harus hilang dari tangan pasangan Indonesia. Endo/Watanabe pun sukses memastikan kemenangannya. “Pastinya kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Game pertama kami sudah berjuang, dan memang kalah. Game kedua kami ubah strategi, bermain dengan tempo agak pelan, dan di situ sudah ketemu polanya,” ujar Marcus.

“Tapi, mereka coba mempercepat permainan lagi di game ketiga. Kami sudah coba melakukan dengan maksimal, kami juga sudah mengejar. Kami sudah melakukan yang terbaik. Akhirnya kami juga unggul 19-18, tapi mereka maju lagi. Ya mungkin belum rejeki ya. Waktu kami unggul 19-18 memang sedikit buru-buru ya. Ingin menyerang lebih dulu, malah mati sendiri,” timpal Kevin. (ato)

Share :

Baca Juga

Olahraga

PBSI Home Tournament: Akbar/Winny Gagalkan Harapan Teges/Indah

Olahraga

5 Negara Berbagi Gelar di Thailand Master

Olahraga

Petro Pagar Alam Juara Liga Futsal Petro Sumsel 2020

Olahraga

Setelah Ganda Putra, PBSI Gelar Home Tournament Ganda Campuran

Olahraga

2 Gol Kushedya Hari Yudo Bawa Arema Taklukkan PS Tira-Persikabo

Olahraga

Lewat WA Pada Pelatih, Tontowi Ahmad Mundur Dari Pelatnas PBSI

Olahraga

Tinjau Persiapan Gelora Sriwijaya, Ini Masukan PSSI dan Menpora

Olahraga

Libur Panjang, Polri-Kemenhub Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19