Home / Internasional

Senin, 6 April 2020 - 12:30 WIB

Ini Negara Dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Dunia

Petugas medis di New York, Amerika Serikat ketika membawa pasien Covid-19 ke rumah sakit. (dtc/ap)

Petugas medis di New York, Amerika Serikat ketika membawa pasien Covid-19 ke rumah sakit. (dtc/ap)

Jakarta, Transparanmerdeka.co – Sejak muncul kali pertama di Wuhan, China akhir 2019 lalu, Corona Virus Disease atau Covid-19 terus menyebar dan menjadi pandemi di sebagian besar negara-negara di dunia. Bahkan hingga April 2020, virus corona telah menyebar hingga lebih dari 200 negara.

Seperti dikutip dari data ‘Worldometers’ Senin (6/4/2020), jumlah warga yang terinfeksi virus corona mencapai 1.282.042 orang. Sementara korban jiwa mencapai 70.172 jiwa. Sedangkan pasien virus corona yang dinyatakan sembuh mencapai 269.451 orang. Dari 200 negara itu, 10 di antaranya telah melaporkan angka infeksi lebih dari 20.000, bahkan ada yang melebih 100.000.

Berikut daftar negara dengan kasus virus corona tertinggi dunia, Senin (6/4/2020):

  1. Amerika Serikat
    Amerika Serikat menjadi negara dengan kasus infeksi virus corona tertinggi di dunia. Negeri Paman Sam itu telah melaporkan 336.851 kasus infeksi dengan 9.620 kematian. Presiden Donald Trump sendiri telah memperingatkan bahwa negaranya akan memasuki masa-masa sulit terkait angka kematian akibat virus corona. “Kami akan mencapai titik puncak mengenai angka kematian virus corona. Tapi setelah dari sana, segalanya berubah. Saat ini kami tengah mendekatinya,” kata Trump di Gedung Putih, Minggu (5/4/2020), seperti dilansir dari Sky News.
  2. Spanyol
    Spanyol memiliki kasus virus corona terbanyak kedua di dunia dengan 135.032 kasus infeksi dan 13.055 angka kematian. Negeri Matador itu mencatatkan penurunan angka infeksi dalam tiga hari terakhir dan penurunan kasus kematian selama dua hari berturut-turut. Pada Minggu (5/4/2020), Kementerian Kesehatan telah mengumumkan 6.023 kasus infeksi baru, lebih rendah dari dua hari sebelumnya, yaitu 7.026 di hari Kamis dan 7.472 di hari Jumat.
  3. Italia
    Sejauh ini, Italia menjadi negara dengan angka kematian tertinggi di dunia, yaitu 15.887 kasus, sementara angka infeksi mencapai 128.948. Sama halnya dengan Spanyol, Italia pada Minggu mencatatkan angka kematian harian terendah dalam lebih dari 2 minggu terakhir dengan 525 kematian. Terakhir, Italia mencatatkan angka di bawah itu pada 19 Maret dengan 427 kematian.
  4. Jerman
    Jerman telah melaporkan 100.132 kasus infeksi dengan angka kematian sebesar 1.584. Negeri Bavarian itu mendapat banyak perhatian dunia setelah memiliki tingkat kematian sangat rendah, yaitu 1,4 persen, lebih rendah dibandingkan Korea Selatan dengan 1,7 persen. Pengujian berskala besar dan banyaknya tempat perawatan intensif menjadi salah satu kunci negara itu dalam menekan angka kematian akibat virus corona. Layanan kesehatan publik Jerman disediakan bukan oleh satu otoritas pusat, tetapi oleh sekitar 400 kantor kesehatan publik yang dijalankan oleh pemerintah daerah.
  5. Perancis
    Sejauh ini, Perancis melaporkan 92.839 kasus infeksi dengan 8.078 angka kematian. Perancis mencatatkan penurunan signifikan pada Minggu dengan 2.886 infeksi, jauh lebih rendah dibandingkan dua hari sebelumnya yang mencapai 7.788 dan 23.060. Sementara kasus kematiannya mengalami angka penurunan selama empat hari berturut2, yaitu 518 (Minggu), 1.053 (Sabtu), 1.120 (Jumat), dan 1.355 (Kamis).
  6. China
    Sebagai negara pertama yang melaporkan adanya virus corona, di China telah dilaporkan 81.708 kasus infeksi Corona. Sementara korban meninggal akibat virus corona mencapai 3.331 jiwa. Kini, Negeri Tirai Bambu itu perlahan mulai keluar dari masa-masa sulit akibat pandemi virus corona, bahkan Wuhan akan menghapus pengunciannya pada 8 April mendatang. Meskipun demikian, China sendiri beberapa waktu lalu mengonfirmasi adanya 130 kasus baru tanpa gejala.
  7. Iran
    Iran sejauh ini telah melaporkan 58.226 kasus infeksi dengan angka kematian mencapai 3.603. Meski angka kasus masih tinggi, Presiden Iran mengatakan pada hari Minggu bahwa kegiatan ekonomi “berisiko rendah” akan dimulai kembali dari 11 April. “Di bawah pengawasan kementerian kesehatan, semua kegiatan ekonomi berisiko rendah itu akan dimulai lagi dari Sabtu. Dua pertiga dari semua pegawai pemerintah Iran akan bekerja di luar kantor mulai Sabtu. keputusan itu tidak bertentangan dengan saran tinggal di rumah oleh otoritas kesehatan,” kata Rouhani pada Reuters
  8. Inggris
    Sebanyak 47.806 kasus infeksi telah dilaporkan di Inggris dengan 4.934 angka kematian. Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri di rumahnya usai dinyatakan positif Covid-19, kini dirawat di NHS London Hospital setelah kondisinya tak kunjung membaik. Dikutip dari ‘The Guardian’, Senin (6/4/2020), salah seorang juru bicara menyebutkan, Johnson harus dibawa ke rumah sakit atas saran dokter yang memantau kondisinya. Di tempat lain, Ratu Elizabeth II berpidato dari istananya dengan menyampaikan keyakinannya bahwa Inggris akan berhasil dalam perang melawan pandemi itu. Dia juga berterima kasih kepada warganya karena telah mengikuti aturan pemerintah.
  9. Turki
    Sejauh ini, Turki telah mengonfirmasi 27.069 kasus infeksi dengan 574 kematian. Pada 24 Maret lalu, Turki sempat mendapat sorotan setelah menangkap seorang dokter yang merilis sebuah video berisi laporan bahwa angka infeksi di Turki jauh lebih banyak data yang dilaporkan pemerintah. Saat itu, kasus infeksi di Turki baru mencapai 1.529 dan kemudian terus mengalami lonjakan di hari-hari berikutnya.
  10. Swiss
    Swiss telah melaporkan 21.1076 kasus infeksi dengan 724 kematian. Melihat situasi itu, Pemerintah Swiss telah menggolongkan pandemi virus corona sebagai kasus luar biasa. Hal ini memungkinkan pihak berwenang untuk mengambil alih kekuasaan tertentu dari 26 wilayah dan memberlakukan tindakan, termasuk larangan acara. Lebih dari 6.000 tes sedang dilakukan di Swiss per hari dan semua wilayah telah meningkatkan kapasitas pengujian mereka.
  11. Indonesia
    Hingga Senin (6/4/2020), jumlah kasus virus corona yang ada di Indonesia mencapai 2491 kasus dengan jumlah kematian mencapai 209. (adm)

Share :

Baca Juga

Internasional

Ketika Covid-19 Dengan Mudah Menulari Para Presiden

Internasional

Trump Sempat Anggap Covid-19 Hoaks, Kini Kematian di AS Sudah 22.106 Orang

Internasional

UEA Serahkan Bantuan Peralatan Medis Untuk Tangani Covid-19 Senilai Rp 11,5 M

Internasional

Update Covid-19 Terbaru di Dunia, Tercatat Sudah Ada 1,3 Juta Kasus

Internasional

Awas, Penularan Covid-19 Bisa Terjadi Melalui Udara

Internasional

WHO Ingin Diundang China Untuk Selidiki Asal-usul Virus Corona

Internasional

Menurut WHO, Ini Cara Penyebaran Pandemi Covid-19

Internasional

Setelah Dinyatakan Sembuh, 51 Pasien Covid-19 di Korsel Kembali Positif