Home / Regional

Minggu, 1 Maret 2020 - 08:05 WIB

Isu Virus Corona Menyebar di Jakarta, Ini Kata Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat diwawancarai setelah perayaan HUT ke-101 Damkar, di Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2020) (sumber fotro:tribunnews)

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat diwawancarai setelah perayaan HUT ke-101 Damkar, di Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2020) (sumber fotro:tribunnews)

Jakarta, Transparanmerdeka.co

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berharap warga tak terprovokasi isu yang bertebaran di media sosial terkait penyebaran COVID-19 atau virus Corona di Ibu Kota. Dia meminta agar warga tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa.

ANies menyebutkan bahwa saat ini Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dan segera membentuk tim tanggap guna kewaspadaan dan pencegahan penyebaran virus corona.

“Saya mengajak kepada masyarakat tidak perlu panik tidak perlu berlebih dalam merespon. Kita semua harus bersiaga,” kata Anies ketika diwawancara wartawan di kantor Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu (1/3/2020).

Baca juga  Liburan Saat Pandemi, Harus Rapid Test Antigen

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk berkegiatan seperti biasa, tenang, dan jangan menyebarkan berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya. Warga dapat menghuhungi layanan call center 112 untuk mengetahui informasi lebih lanjut tentang virus corona,” jelasnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu juga mengimbau warga untuk rutin mencuci tangan dan menggunakan masker jika terserang flu atau batuk. “Saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan intensitas cuci tangan, lebih sering cuci tangan meskipun tidak merasa kotor. Itu pencegahan paling baik. Bila sedang batuk atau flu, maka gunakan masker,” ungkapnya.

Sebelumnya, Anies juga telah mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) tentang waspada terhadap risiko penularan infeksi Corona Virus Disease ( Covid-19). Ingub Nomor 16 Tahun 2020 ini diteken oleh Anies pada Kamis (25/2/2020) lalu.

Baca juga  Sentil Kepala Daerah di Sumsel, Doni Monardo: Tak Boleh Beda Narasi Dengan Pusat

Dalam ingub tersebut Anies menginstruksikan kepada seluruh jajaran dari para asisten, wali kota, bupati, dinas, camat, lurah, badan, biro, hingga kepala rumah sakit dan puskesmas untuk menyosialisasikan penyebaran virus ini.

Sementara itu, hingga kini belum ada pasien yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 atau virus Corona di DKI Jakarta. Saat ini tercatat 115 orang dalam pemantauan dan 32 orang dalam pengawasan yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta.

Pasien yang berada dalam pemantauan dan pengawasan tersebut berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE). Mereka dipantau dan diawasi karena memiliki gejala awal dan riwayat perjalanan dari negara terjangkit virus corona. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Doni Timur, Anggota DPRD Palembang Yang Simpan 5 Kg Sabu Diterbangkan ke Jakarta

Regional

Pererat Silaturahmi, PWI Sumsel Gelar Buka Bersama

Regional

Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tercatat 647, 46 Sembuh, dan 66 Meninggal

Regional

Awas! 2 Daerah Sumsel Ini Masuk Zona Merah Covid-19

Regional

Tahun Ajaran Baru, Sekolah di Palembang Bisa Tatap Muka

Regional

Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, Anies Copot Wali Kota Jakpus

Regional

Gubernur Sumsel Minta Perguruan Tinggi Terus Ciptakan Terobosan

Regional

Pangdam II/Sriwijaya Hadiri Rapim TNI-Polri 2021 di Mapolda Sumsel