Home / Hukum

Jumat, 7 Agustus 2020 - 06:29 WIB

Jadi Tersangka, Pengacara Djoko Tjandra Penuhi Panggilan Bareskrim Polri

Anita Kolopaking. (antnews)

Anita Kolopaking. (antnews)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Pengacara Anita Kolopaking akhirnya memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka dalam kasus pelarian Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra, Jumat (7/8/2020).

Menurut keterangan, Anita datang pada pukul 10.30 WIB untuk menemui penyidik di Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. “Tersangka Anita datang memenuhi panggilan penyidik tadi jam 10.30,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (7/8/2020).

Anita merupakan pengacara atau kuasa hukum Djoko, narapidana kasus pengalihan hak tagih Bank Bali, saat mengajukan permohonan peninjauan kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Juni 2020 silam.

Baca juga  Polri Tangkap Tujuh Admin Grup Medsos Penghasut Demo

Sebelumnya, Argo Yuwono mengatakan, penyidik dapat menjemput paksa pengacara terpidana kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia terkait pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali itu jika tidak hadir dalam pemeriksaan hari ini.

“Akan kita periksa sebagai tersangka. Jika tidak hadir, penyidik bisa melakukan upaya paksa penjemputan ke yang bersangkutan,” tuturnya,

Dia menuturkan, Anita Kolopaking telah melayangkan surat ke Polri, berjanji akan hadir dalam pemeriksaan besok. “Terkait surat panggilan ke ADK sudah kita layangkan. Dari yang bersangkutan juga mengirim surat ke Bareskrim bahwa Jumat akan hadir,” jelas Argo soal Anita Kolopaking.

Baca juga  Tim Kuasa Hukum Abunawar Basyeban Ajukan Tahanan Kota

Anita Kolopaking terseret dalam kasus penerbitan surat jalan untuk kliennya Djoko Tjandra. Dalam kasus ini, turut terlibat mantan Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo. Baik Anita maupun Prasetijo telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini.

Pemeriksaan ini merupakan panggilan kedua terhadap Anita. Pada panggilan perdananya untuk diperiksa sebagai tersangka pada Selasa (4/8/2020), Anita tak datang lantaran ada keperluan. Anita dijerat dengan pasal berlapis. Dia disangkakan melanggar Pasal 263 Ayat (2) KUHP terkait penggunaan surat palsu dan Pasal 223 KUHP tentang upaya membantu kaburnya tahanan. (adm)

Share :

Baca Juga

Hukum

Jimly Asshiddiqie Berharap Kasus Masjid Raya Sriwijaya Segera Terungkap

Hukum

Tak Optimal Tangani Korupsi, Jaksa Agung Ancam Mutasi Jajarannya

Hukum

Respon Keinginan Presiden, KPK Tawarkan Perbaikan Sistem Antikorupsi

Hukum

Dokumen Pemeriksaan Jaksa Pinangki Menyebut Nama Sejumlah Pejabat

Hukum

Walau Tersangka, Pinangki Masih Seorang Jaksa dan Dapat Bantuan Hukum

Hukum

Prof Marwan Mas: Pinangki Harus Divonis Hukuman Maksimal

Hukum

Ternyata Makelar Perkara di Internal KPK Bukan Isapan Jempol

Hukum

Kejagung Periksa Tersangka Mantan Dirut BTN Pekan Depan