Home / Regional

Selasa, 26 Januari 2021 - 20:14 WIB

Jalan Simpang Raja-Jeramba Besi Rusak Parah, PT MHP Memperbaiki Setengah Hati

Jalan antara Simpang Raja dan Jeramba Besi Kabupaten PALI rusak parah. (wito).

Jalan antara Simpang Raja dan Jeramba Besi Kabupaten PALI rusak parah. (wito).

PALI Transparanmerdeka.co – Sebuah Jalan poros berupa cor beton yang dibangun Pemda PALI pada tahun 2017 sepanjang sekitar 2 kilo meter (km) yang menghubungkan jalan antara Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulya menuju Desa Persiapan Jeramba besi Kecamatan Talang ubi Kabupaten PALI rusak parah.

Jalan yanhg dibangun dengan menelan anggatan Rp6 miliar rupiah itu seperti kubangan kerbau dengan genangan air bercampur lumpur. Kondisi jalan tersebut hancur dan diduga kuat akibat telalu sering dilewati kendaraan beban berat seperti angkutan berlebihan tonase mobil logging yang mengangkut Kayu PT MHP yang hampir setiap jam melewati jalan itu.

“Monster-monster perusak jalan yang diduga milik PT Musi Hutan Persada (MHP) tersebut seperti tak tersentuh hukum disebabkan berlindung pada MoU dengan pihak Pertamina dan Pemda PALI tentang penggunaan bersama jalan tersebut. Akibat kondisi ini jalan tersebut di perbaiki setengah hati dan suka-suka mereka, lamban, bertele-tele,” kata Sony Ternando SH, ketua LSM Serampuh kepada wartawan.

“Selain itu, kondisi jalan rusak tersebut telah merugikan warga PALI secara ekonomi dan mereka telah ikut memiskinkan warga PALI. Mereka juga telah mengabaikan UU nomor 25 tahun 2007 tentang penanaman modal dan Corporate Social Responsibility (CSR) termuat juga dalam ketentuan UU yang mana tertuang dalam pasal 15 huruf (b), di mana seluruh kewajiban bagi Perseroan untuk mewajibakan bagi seluruh Perseroan untuk mengimplementasikan program-program CSR tersebut untuk tiap tahunnya,” sambungnya.

Baca juga  Hari Pertama Penindakan Aturan PSBB, Ada 3.474 Pengendara Lakukan Pelanggaran

Sampai dua tahun terakhir PT MHP belum mencari solusi ataupun alternatif misalnya mengurangi tonase berat angkutan kendaraan atau jalan lain. Apalagi PT MHP disinyalir sebagai perusahaan dengan tipikal yang mencari keuntungan sebesarnya dengan mengabaikan masyarakat sekitarnya ,jelas Pidin. Charles Oteh dari NGO Amphibi perwakilan PALI

Pada pertemuan tahun 2019, PT MHP berjanji akan melakukan perbaikan jalan tersebut di kantor Bupati PALI di hadiri LSM Serampu Kepala Dinas PU Bina Marga, Sekretaris daerah PALI, tokoh masyarakat. Pada pertemuan itu PT MHP sudah sepakati melakukan perbaikan perihal permintaan perbaikan jalan yang rusak akibat dilalui oleh armada angkutan kayu milik PT MHP.

Namun sampai dua tahun ini perbaikan yang di janjikan belum selesai-selesai warga masyarakat .PT MHP sepertinya abaikan kesepakatan yang sudah mereka tanda tangani. Menyikapi hal tersebut LSM Serampuh dan NGO Ampibhi baru -.baru ini melakukan pertemuan untuk melakukan aksi real atas one prestasi pihak MHP.

Baca juga  Tangani Etik Aziz Syamsuddin, MKD DPR Tunggu KPK

“Pengingkaran PT MHP telah merugikan warga masyarakat PALI kami tidak akan tinggal diam. Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang WALHI dan mengumpulkan masyarakat yang peduli untuk melakukan tindakan real karena di kurang peduli PT MHP bukan itu saja PT MHP grup Marubeni yang merupakan investor asal Jepang ini di tengarai merusak lingkungan di sekitar area operasional mereka termasuk PALI,” tegas Sony Ternando dan Pidin Ch Oteh.

Mereka hanya mengeruk sumber daya alam saja dengan tidak memperhatikan masyarakat sekitar memperbaiki jalan sepanjang 2 kilo meter tidak selesai hampir 2 tahun ini .pungkas Pidin Charles Oteh dari NGO Ampibhi .

Sementara itu, manager CSR PT MHP, Erwin Dounovan di hubungi via handphone oleh media terkait kondisi jalan tersebut berjanji akan menyampaikan keluhan warga PALI tersebut ” Nanti kami koordinasikan dengan Divisi konstruksi yang menangani permasalahan jalan ya pak,” bunyi pesan WAnya.

Hal yang sama di ungkapkan Yanage direksi MHP bahwa persoalan jalan tersebut akan di sampaikan ke PIC MHP .(wit/tim).

Share :

Baca Juga

Regional

Perketat Prokes Covid-19, Sumsel Kukuhkan Tim Gabungan

Regional

Perayaan Tahun Baru di DKI Jakarta Dilarang

Regional

Virus Corona di Jakarta, Sebanyak 26 Orang Diawasi dan 121 Dipantau

Regional

Update Covid-19 Jakarta 17 Mei: Pasien Positif Positif Bertambah 127 Orang

Regional

Sumsel Perpanjang Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga 31 Oktober 2020

Regional

Ada Staf Positif Covid-19, Gedung Dinas Teknis Jatibaru Jakarta Ditutup

Regional

Ini Daftar 10 Perubahan Pembatasan PSBB Ketat DKI Jakarta

Regional

Lantik 20 Ribu Anggota PMR Secara Virtual, PMI Jaktim Raih Rekor MURI