Home / Olahraga

Jumat, 24 Januari 2020 - 10:24 WIB

Juara Indonesia Master 2020, Anthony Harus Lebih Fokus dan Tenang

Jakarta, Transparan.co

Anthony Sinisuka Ginting akhirnya memetik gelar juara pada Turnamen Bulutangkis Daihatsu Indonesia Masters 2020 (DIM), setelah pada tahun lalu menelan lima kekalahan di babak final. Kelima turnamen itu adalah Australia Open, Singapore Open, Fuzhou China Open, Hong Kong Open, BWF World Tour Finals 2019. Ini merupakan awal yang bagus bagi pebulutangkis berdarah Karo tersebut di awal tahun 2020.

Kepala Pelatih Tunggal Putra PP PBSI, Hendry Saputra, sebenarnya mengharapkan terjadi partai ‘all Indonesian final’ antara Anthony dan Jonatan Christie. Namun, Jonatan dihentikan Anders Antonsen (Denmark) di perempat final. “Saya sebetulnya sudah berharap dari tahun lalu, karena kita harus jadi tuan rumah yang baik dengan menyumbang gelar. Saya malah maunya ‘all Indonesian final’, kalau Jonatan ketemu Antonsen bisa menang, saya optimis bisa ketemu Anthony di final,” kata Hendry di situs resmi PBSI.

“Gagal lima kali di pertandingan final itu sangat menyakitkan. Tapi, setiap orang belajar dari kesalahannya. Menurut saya, seharusnya nggak boleh gagal sampai lima kali di final, karena dia berjuang bukan cuma pada 2019, tapi dari 2016 sudah berjuang di level elit. 2019 seharusnya sudah memetik hasilnya. Tapi saya tetap bersyukur atas gelar yang sudah diraih Anthony,” sebut Hendry yang mengaku senang dengan kebeberhasilan Anthony yang menjadi juara setelah menundukkan Antonsen, 17-21, 21-15, 21-9.

Baca juga  Ade Yusuf Santoso, Spesialis Ganda Putra Mundur dari Pelatnas

Dikatakan, dalam pertandingan tersebut, Anthony bisa menerapkan dua hal yang menjadi evaluasi utamanya yaitu fokus dan ketenangan di lapangan. “Ketenangan dan fokus, adalah dua hal yang paling sering saya diskusikan dengan dia. Dia harus punya kematangan, bisa baca situasi dari pengalaman dia. Dia harus yakin kalau dia itu pemain bagus, dari segi apa dia yang nggak bagus? Dan kita harus akui, Anthony itu memang pemain bagus,” ujarnya.

Menurut Hendry, Jonatan juga memiliki problem yang kurang lebih sama dengan Anthony. Pada Daihatsu Indonesia Masters 2020, Jonatan juga dalam kondisi fisik yang tidak seratus persen. Hendry mengingatkan bahwa jangan sampai ini terjadi di Olimpiade nantinya, hal ini bisa dijadikan pelajaran, agar kondisi tak lagi menjadi isu yang sama penyebab kekalahan.

Baca juga  Tunggal Putra Gagal Di All England, Ini Evaluasi Pelatih Hendry Saputra

“Setelah dicek, memang ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan, dikuatkan. Ini bagus supaya dia lebih siap, bayangkan kalau kejuaraan itu Olimpiade, kan sayang. Sekarang ini jadi pelajaran, nanti di kejuaraan penting terlepas hasilnya menang atau kalah, yang penting bukan karena masalah yang sama, karena kami sudah coba perbaiki,” tutur Hendry.

Menurut Hendry, absennya Kento Momota, pebulutangkis nomor satu dunia di ajang Daihatsu Indonesia Masters 2020 sebetulnya hal yang sangat disayangkan. Dikatakan Hendry, DIM merupakan salah satu ajang ujian bagi anak-anak didiknya jelang panggung Olimpiade. Banyak yang bilang, Anthony bisa juara karena Momota absen dan Chou Tien Chen (Taiwan) sudah kalah. “Kalau dari saya, justru saya maunya Momota datang dan Chou masih ada di babak akhir, karena bisa diuji lagi jelang Olimpiade. Mereka adalah pemain-pemain top. Bisa saja di turnamen yang tinggal beberapa lagi jelang olimpiade, nggak ketemu lagi, maunya kan di turnamen bulutangkis DIM,” pungkas Hendry. (ato)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Grup F EURO: Jerman dan Prancis Pertaruhan Gengsi dan Martabat

Olahraga

Persija Siapkan Pemain Bintang Hadapi Geylang Singapura

Olahraga

Guardiola: Tottenham Kandidat Terkuat Juara Liga Inggris

Olahraga

Dorong Prestasi Atlet Wushu, KONI Sumsel Bantu Peralatan Cabor

Olahraga

Jalani Isolasi Mandiri, ‘The Daddies’ Jadi Anak Asrama Lagi

Olahraga

Kompetisi Catur Piala Ketua Umum KONI PALI Ditutup

Olahraga

Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Ini Kisah Susi Saat Merebut Medali Emas

Olahraga

BWF World Tour Finals: Ahsan/Hendra Gagal Pertahankan Gelar