Home / Nasional

Rabu, 17 Juni 2020 - 07:26 WIB

Jusuf Kalla: Dalam Sepekan, Kasus Covid-19 Jatim Akan Melebihi Jakarta

Ketua PMI Jusuf Jalla dan Gubernur Jatim Kofifah Indar Parawangsa.

Ketua PMI Jusuf Jalla dan Gubernur Jatim Kofifah Indar Parawangsa.

SURABAYA, Transparanmerdeka.co – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK) memprediksi jumlah kasus positif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Jawa Timur (Jatim) bisa melebihi DKI Jakarta dalam waktu sepekan ke depan.

JK mengatakan, perbedaan penambahan kasus positif Covid-19 Jawa Timur dengan DKI Jakarta terus meningkat dari hari ke hari. “Dalam waktu sepekan kalau itu (pertambahan kasus) berlangsung terus, Jawa Timur bisa lebih tinggi daripada Jakarta. Jakarta mulai cenderung stabil turun, ini (Jatim) naik,” kata JK, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (17/6/2020).

Wakil Presiden ke-12 RI mengatakan, penambahan kasus positif virus corona di Jakarta telah mengalami penurunan dalam waktu belakangan ini. Sementara itu, kasus positif virus corona di Jawa Timur terus meningkat setiap harinya. Beberapa kali diketahui Jawa Timur menjadi penyumbang kasus positif virus corona terbanyak.

Baca juga  Komisi Kesehatan DPR Desak Jokowi Segera Karantina Jakarta

Dikatakan, setiiap hari ada perbedaan 150 (kasus positif virus corona) rata-rata, lebih tinggi Jawa Timur. Agar hal itu tak terjadi, JK berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, serta masyarakat berupaya keras melakukan langkah sistematik mencegah penularan virus corona

“Karena itu kita harus bersama-sama mencegah itu. Gubernur bekerja luar biasa, wali kota bekerja keras. Tapi perlu sistematik, terkoordinasi,” ujarnya.

Tanpa koordinasi yang baik antara pemerintah provinsi, pemerintah kota dan masyarakat, menurut JK upaya pencegahan dan penanganan virus corona akan berantakan. Alhasil penurunan kasus positif pun mustahil terjadi.

Baca juga  Update Covid-19 pada 9 April: Kasus Aktif Tercatat 110.138 Orang

“Tanpa koordinasi, bagaimana cara menurunkan angka kasus, siapa yang mencegahnya, bagaimana tanggung jawab masyarakat, menindaknya,” kata mantan ketua umum Partai Golkar itu.

Berdasarkan catatan terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur, jumlah kumulatif kasus positif corona mencapai 8.290 kasus. Dari jumlah itu, 4.181 kasus di antaranya berada di Kota Surabaya.

Sementara berdasarkan data resmi Pemprov DKI Jakarta, kasus positif virus corona hingga kemarin, Selasa (16/6) mencapai 9.092 kasus. Data resmi dua provinsi itu berbeda dengan Gugus Tugas Covid-19. Dalam data yang disampaikan kemarin, kasus positif virus corona di Jawa Timur sebanyak 8.308 kasus dan di Jakarta 9.222 kasus. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 pada 29 Mei 2021: Kasus Kematian Tembus 50.262 Orang

Nasional

Masuki Masa Pensiun, Irjen Arman Depari Dimutasi ke Mabes Polri

Nasional

Kapal Selam Nanggala-402 Hilang Kontak Bersama 53 Awaknya

Nasional

Update Covid-19 pada 15 Februari: Kasus Positif Capai 1.223.930 Orang

Nasional

Kemenparekraf Bantu Pekerja Parekraf Terdampak Covid-19 di Sumsel

Nasional

Update Covid-19 Indonesia: Bertambah 1.902, Total Menjadi 144.945 Kasus

Nasional

Kemenkes: Ada 1.146 Klaster Penularan Covid-19 di Indonesia

Nasional

Update Covid-19 pada 12 November: Tercatat Ada 4.173 Pasien Positif Baru