Home / Nasional

Senin, 10 Agustus 2020 - 06:36 WIB

Kapolri Warning Jajarannya Agar Serius Laksanakan Inpres No 6 Tahun 2020

Kapolri Jenderal Idham Azis. (dok)

Kapolri Jenderal Idham Azis. (dok)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan warning kepada seluruh jajarannya hingga ke tingkat paling bawah agar serius dan sungguh-sungguh melaksanakan Instruksi Presiden (Inpres) no 6 tahun 2020, tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019.

Menurut Kapolri, Inpres no 6 tahun 2020 merupakan bagian dari tugas dan tanggungjawab Polri yaitu memelihara Kamtibmas dan menjaga kehidupan. “Setiap insan Bhangkara harus memahami dan menjalankannya dengan sungguh-sungguh, bukan karena instruksi perintah semata, mendisplinkan masyarakat merupakan tugas dan tanggung jawab yang melekat bagi setiap anggota Polri,” kata Kapolri.

Lulusan AKPOL 1988 ini akan melakukan evaluasi terhadap Polda-Polda terkait pelaksanaan Inpres No 6 tahun 2020. Jenderal Idham Azis mengingatkan agar seluruh jajarannya melaksanakan dengan baik.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Inpres no 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 pada 4 Agustus 2020.

Baca juga  Presiden Joko Widodo Dorong Vaksinasi Covid-19 di Jatim Dipercepat

Dalam Inpres tersebut meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis melaksanakan patroli penerapan protokol kesehatan secara terus menerus. Bahkan dua lembaga itu juga diminta untuk membina masyarakat.

Khusus untuk Polri, Jokowi menginstruksikan untuk mengefektifkan upaya penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan. Inpres Nomor 6 Tahun 2020 juga ditujukan untuk para menteri, Seskab, kepala lembaga, dan kepala daerah. (adm)

Berikut Inpres Nomor 6 Tahun 2020 kepada Kapolri dan Panglima TNI:

4. Panglima Tentara Nasional Indonesia untuk:
a. memberikan dukungan kepada gubernur, bupati/wali kota dengan mengerahkan kekuatan Tentara Nasional Indonesia untuk melakukan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat;
b. bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dan instansi lain secara terpadu dengan pemerintah daerah menggiatkan patroli penerapan protokol kesehatan di masyarakat; dan
c. melakukan pembinaan masyarakat untuk berpartisipasi dalarn upaya pencegahan dan pengendalian Corona Vints Disease 2019 (COVID-19).

Baca juga  Dua Menteri Terciduk KPK, Jokowi Didesak Reshuffle Kabinet

5. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk:
a. memberikan dukungan kepada gubernur, bupati/wali kota dengan mengerahkan kekuatan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk melakukan pengarfi’asan pelaksanaan protokol
kesehatan di masyarakat;
b. bersama Panglima Tentara Nasional Indonesia dan instansi lain secara terpadu dengan pemerintah daerah menggiatkan patroli penerapan protokol kesehatan di masyarakat;
c. melakukan pembinaan masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pengendalian Corona Vints Disease 2019 (COVID19); dan
d. mengefektifkan upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan.

Share :

Baca Juga

Nasional

Menkes: Belum Ada Yang Tahu Efikasi Vaksin Covid-19 di Indonesia

Nasional

Tangani Etik Aziz Syamsuddin, MKD DPR Tunggu KPK

Nasional

Update Covid-19 pada 18 November: Pasien Positif Bertambah 4.265 Orang

Nasional

P2G Respons SKB 4 Menteri: Sekolah Belum Siap Tatap Muka

Nasional

Pangdam II/Sriwijaya Lepas Satgas Pamtas RI-Malaysia

Nasional

Untuk Lebih Efektif, Pemerintah Perketat dan Perluas PPKM Mikro

Nasional

Update Covid-19 pada 25 Mei 2021: Kasus Kematian Tambah 172 Orang

Nasional

Presiden Jokowi Digugat Pelaku UMKM, Ngabalin: Gugatan Salah Alamat