Home / Nasional

Senin, 2 Maret 2020 - 08:19 WIB

Karena Virus Corona, Buruh China Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Dikarantina

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi ketika meninjau pembangunan terowongan KA Cepat Jakarta-Bandung (sumber foto: tribunnews)

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi ketika meninjau pembangunan terowongan KA Cepat Jakarta-Bandung (sumber foto: tribunnews)

Jakarta, Transparanmerdeka.co
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memastikan sudah mengkarantina semua pekerja (buruh) asal China Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung. KCIC mengklaim bahwa karantina itu sudah sesuai dengan prosedur dan diberlakukan aturan sangat ketat terhadap para pekerja China yang masuk ke Indonesia.

Karantina itu dilakukan selama 2 pekan dalam rangka mencegah penyebaran virus corona. “Begitu masuk ke Indonesia pun, tenaga kerja China itu harus menjalani karantina selama dua pekan,” kata Direktur TOD dan Legal KCIC, Dwi Windarto di Jakarta seperti dikutip dari laman ‘antaranews’ Senin (2/3/2020).

Baca juga  Perpres Sudah Terbit, ICW Minta KPK Supervisi Kasus Djoko Tjandra

Para tenaga kerja China proyek kereta cepat yang kembali lagi ke Indonesia, kalaupun ada, harus menggunakan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) dan KITAS tersebut harus terdapat sertifikasi kesehatan dari pemerintah China.

“Walaupun mereka sudah dapat sertifikasi kesehatan dari pemerintah China, mereka harus dikarantina selama dua pekan saat masuk ke Indonesia. Prosedurnya memang begitu,” katanya.

Sebelumnya Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menegaskan pemerintah tetap berkomitmen proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sesuai target selesai pada akhir 2021, sekalipun di China sedang dilanda wabah virus corona Covid-19.

Baca juga  Update Covid-19 Pada 4 November: Pasien Positif Tembus 421 Ribu Orang

Menhub mengatakan, dari hasil peninjauan langsung dan laporan yang diterima, semua pengerjaan proyek berjalan sesuai dengan rencana dan target sehingga target selesai akhir 2021 optimistis tercapai.

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan Proyek Strategi Nasional yang. dikerjakan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Berdasarkan informasi dari PT KCIC, hingga saat ini progres pembangunan mencapai 43,45 persen. Saat ini PT KCIC tengah mengerjakan sebanyak 13 tunnel atau terowongan. Sementara progres pembebasan lahan mencapai 99,96 persen. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia 4 Agustus: Ada Tambahan 86 Pasien Yang Meninggal

Nasional

Satgas Covid-19 Buka Tower 4 dan 5 Wisma Atlet Untuk Isolasi Mandiri

Nasional

Update Covid-19 pada 16 Februari: Jawa Barat Sumbang 4.032 Kasus Baru

Nasional

Tim Dokter Millenial: Bersihkan Diri Ketika Pulang Ke Rumah

Nasional

Update Covid-19 Pada 27 Oktober: 4.576 Orang Dinyatakan Sembuh

Nasional

Update Covid-19 pada 20 April: Kasus Baru Tambah 5.549 Orang

Nasional

Update Covid-19 Pada 12 Oktober: Tambahan Kasus Positif Menurun

Nasional

Update Covid-19 Indonesia 9 Juni: Ada Tambahan Kasus Baru Sebanyak 1.034 Orang