Home / Regional

Jumat, 5 Juni 2020 - 02:43 WIB

Kasus Covid-19 di Sumsel Meningkat, Herman Deru Ajak Ulama Sosialisasi New Normal

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru. (merdeka)

Gubernur Sumatera Selatan, H Herman Deru. (merdeka)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Beberapa hari terakhir, pasien positif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus meningkat. Hari ini, Jumat (5/6/2020) kembali ditemukan sebanyak 27 kasus baru dan jumlah pasien positif Covid-19 di Sumsel menjadi 1.056 orang.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Yusri mengungkapkan, kasus terkonfirmasi positif baru tersebar di Palembang sebanyak 17 orang, empat orang asal Musi Banyuasin, kemudian Lahat, Musi Rawas, Ogan Komering Ulu, Lubuklinggau, dan Ogan Ilir masing-masing satu orang.

Peningkatan juga terjadi pada kasus yang pulih 29 pasien jadi sekarang menjadi 255 orang. Sementara kasus kematian ada dua orang jadi total ada 36 kejadian. “PDP masih ada 379 pasien dan sampel yang masih menerima 3.136 sampel,” kata Yusri.

Baca juga  Pasca Dibuka Lagi, Wisma Atlet JSC Palembang Isolasi Pasien Covid-19

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru, mengundang ulama yang tergabung dalam Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Forum Pondok Pesantren Sumsel (Forpess), dan Persatuan Mubaligh Mubalighah (PMM) Sumsel untuk mencari pembicaraan normal baru.

Menurut Herman Deru, normal baru (new normal) harus dipersiapkan dengan matang sehingga tidak menimbulkan kesulitan baru di kemudian hari. “Kita tidak boleh sembrono dalam pelaksanaannya nanti. Oleh karena itu diperlukan persiapan untuk menyongsong hal itu,” katanya.

Baca juga  962 Perusahaan Langgar PSBB di Jakarta, 161 Ditutup Sementara

Gubernur Sumsel tersebut berharap ulama dan tokoh agama dapat berperan di sini karena bersinggungan langsung dengan tempat ibadah atau pondok pesantren. Mereka juga ikut mendukung sosialisasikan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing.

“Saya tidak ingin mendengar masjid menjadi tempat yang tidak teratur. Jadi harus ditata dengan baik, seperti shaf yang diambil dan tidak perlu pakai ambal dulu,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Palembang Berstatus PPKM Mikro, Warga Dihimbau Jangan Berkerumun

Regional

Cegah Karhutla, Sumsel Siapkan Drone dan Aplikasi Songket

Regional

Gubernur Sumsel Lantik Bupati dan Wakil Bupati PALI

Regional

Dishub DKI Kecewa, Plt Menhub Tak Paham Bahwa Jakarta Sudah Episentrum Covid-19

Regional

Gerakan Bangkit Bangsaku di Sumsel Bersama ACT

Regional

Pengamat: Ada Kejanggalan Dalam Penyelidikan Pembagunan Masjid Raya Sriwijaya

Regional

Untuk Cegah Banjir, Pemkot Palembang Ajak Kader Lingkungan Gotong Royong

Regional

Operasi Yustisi Disiplin Masker, Petugas Amankan Ratusan Warga Palembang