Home / Nasional

Sabtu, 2 Mei 2020 - 12:04 WIB

Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tercatat 10.843 Orang, Pasien Sembuh 1.665

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif per hari ini Sabtu (2/5/2020) menjadi 10.843. Jumlah itu terjadi setelah ada penambahan 292 orang. Sedangkan pasien yang dinyatakan sembuh menjadi 1.665 setelah ada penambahan sebanyak 74 orang.

Jika melihat sebaran kasus sembuh dari 34 Provinsi di Tanah Air, DKI Jakarta menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yakni 513, disusul Jawa Timur sebanyak 165, Jawa Barat 147, Sulawesi Selatan 145, Bali 129 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 1.665 orang.

“Distribusi pasien sembuh terbanyak adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Bali sehingga total keseluruhan adalah 1.665 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Sabtu petang.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis. Di sisi lain, jumlah kasus meninggal setelah terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah menjadi 831 setelah ada penambagan sebanyak 31 orang.

Achmad Yurianto mengingatkan, peningkatan jumlah pasien yang tertular dan penyebaran wilayah yang terus bertambah, adalah bukti agar kita lebih waspada dan tetap menaati imbaun dan anjuran pemerintah. “Tidak keluar rumah dan tidak mudik adalah langkah tepat untuk menyelamatkan diri sendiri dan keluarga dari ancaman covid-19,” jelasnya.

Baca juga  Edison Siahaan: Polri Tindak Ribuan Pelanggar Lalin Bukan Prestasi

Dia memastikan, pemerintah tetap memprioritaskan penanganan covid-19. Berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah melalui kementerian dan lembaga serta unsur lainnya yang dikordinir oleh Gugus Tugas Penanganan covid-19. Seperti test real time specimen lebih dari 107 ribu sampel dengan menggunakan metoda Polymarace Chain Reaction (PRC).

Kemudian meningkatkan kualitas peralatan laboratorium dan penambahan jumlah yang saat ini sebanyak 89 laboratorium berada di berbagai wilayah Indonesia, sudah aktif digunakan. Membuka lebih banyak konsultasi telemedis dengan menggunakan teknologi, untuk mengurangi kunjungan orang ke rumah sakit.

Diharapkan, kecanggihan peralatan dan jumlah laboratorium yang ideal, akan mempercepat proses pemeriksaan dan mendapatkan hasil sebagai data dan informasi yang valid tentang covid-19. Sehingga dapat ditentukan pola tindakan dan tracing agar pemutusan rantai penyebaran dan penularan covid-19 efisien dan efektif. Dalam hal ini, ada faktor penyakit penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien.

Gugus Tugas juga merincikan data positif Covid-19 di Indonesia yaitu di Provinsi Aceh 11 kasus, Bali 237 kasus, Banten 427 kasus, Bangka Belitung 19 kasus, Bengkulu 12 kasus, Yogyakarta 114 kasus, DKI Jakarta 4.397 kasus. Selanjutnya di Jambi 32 kasus, Jawa Barat 1.043 kasus, Jawa Tengah 767 kasus, Jawa Timur 1.037 kasus, Kalimantan Barat 68 kasus.

Baca juga  Hendardi: Moeldoko Harus Diperiksa Terkait Kasus HAM Berat Paniai

Kemudian Kalimantan Timur 154 kasus, Kalimantan Tengah 157 kasus, Kalimantan Selatan 179 kasus, dan Kalimantan Utara 122 kasus. Kemudian di Kepulauan Riau 89 kasus, Nusa Tenggara Barat 250 kasus, Sumatera Selatan 156 kasus, Sumatera Barat 182 kasus, Sulawesi Utara 45 kasus, Sumatera Utara 117 kasus, dan Sulawesi Tenggara 64 kasus.

Adapun di Sulawesi Selatan 577 kasus, Sulawesi Tengah 59 kasus, Lampung 50 kasus, Riau 45 kasus, Maluku Utara 41 kasus, Maluku 23 kasus, Papua Barat 43 kasus, Papua 240 kasus, Sulawesi Barat 44 kasus, Nusa Tenggara Timur tiga kasus, Gorontalo 15 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 24 kasus.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 107.943 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 89 laboratorium. Sebanyak 79.868 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 10.843 positif dan 69.025 negatif. Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 235.035 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 22.545 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 321 kabupaten/kota di Tanah Air. (ato)

Share :

Baca Juga

Nasional

Sudah 10.045.575 Orang Indonesia Divaksin Covid-19

Nasional

Update Covid-19 Pada 3 November: Pasien Sembuh Tambah 3.931

Nasional

Sempat Dihentikan, Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung Dilanjutkan

Nasional

Soal Polemik TWK, Komnas HAM Panggil Pimpinan KPK, BKN dan BNPT

Nasional

Update Covid-19 pada 11 Maret: Pasien Positif Tembus 1,4 Juta Orang

Nasional

Prof Kuwat Ingin Puskesmas Punya GeNose Untuk Skrining Covid-19

Nasional

Update Covid-19 pada 17 Desember: Kembali Meroket Dengan Tambahan 7.354 Kasus

Nasional

Update Covid-19 Indonesia 3 Juli: Pasien Positif Bertambah 1.301 Kasus