Home / Regional

Rabu, 1 Juli 2020 - 06:59 WIB

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Palembang Diminta Terapkan PSBB

PALEMBANG, Tranparanmerdeka.co – Gugus Tugas Covid-19 Sumatra Selatan (Sumsel) kembali meminta Kota Palembang untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Usulan itu terkait dengan makin meningkatnya kasus positif Corona Virus Dsease 2019 atau Covid-19 di wilayah itu. Terakhir, Palembang menerapkan PSBB pada 17 Juni lalu.

“Protokol kesehatan yang diterapkan masyarakat Palembang setelah PSBB mulai kendor sehingga penularan Covid-19 terus terjadi. Jika lonjakan kasus terus terjadi solusinya, Kota Palembang harus kembali menerapkan PSBB,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel, Iche Andriyani Liberty pada Rabu (1/7/2020)

Iche mengatakan saat penerapan PSBB angka penularan kita (RT) sempat 0,99 di bawah 1. Namun setelah PSBB naik lagi dan sekarang masih di atas 1. Pihaknya membantah adanya informasi yang menyebut bahwa Palembang sebelumnya sempat disebut sebagai zona oranye dan dianggap sebagai wilayah risiko sedang penyebaran Covid-19.

Baca juga  Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tercatat 647, 46 Sembuh, dan 66 Meninggal

“Kota Palembang belum pernah berubah dari zona merah. Penilaian yang kita lakukan itu dari 15 indikator; 11 epidemiologi, 2 sistem kesehatan, dan 2 survailence. Dengan skor itulah didapatkan bahwa Palembang masih zona merah,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Palembang, H Harnojoyo, mengaku baru mengetahui status zona merah Covid-19 di Palembang pada Rabu pagi. Dijelaskannya, kabar terkait status zona merah Kota Palembang dalam penyebaran Covid-19 ini baru diketahuinya saat melalukan sesi wawancara bersama jurnalis di Polrestabes Palembang.

Baca juga  Dampak Dari Covid-19, Gubernur Sumsel Siap Bantu Warga Miskin

Kendati Palembang berstatus zona merah, Harno belum berencana untuk meminta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurutnya, Kesadaran menjadi kunci utama dalam Kesulitan Distribusi Covid-19. “PSBB yang disetujui, saya kira PSBB tidak akan menyelesaikan masalah,” ungkapnya.

Dia mengimbau masyarakat yang positif Covid-19 agar dapat imun tubuh. “Alhamdulillah, yang dipulihkan sudah banyak di Palembang. Sudah diverifikasi tidak menggangu aktivitas dan jaga imun tidak akan berdampak pada keselamatan,” katanya.

Pemkot Palembang akan tetap mendatangi tempat umum dan keramaian agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan. “Untuk mall dan trmpat keramaian memang pernah ditutup, tapi sekarang sudah disetujui dan harus dipastikan menggunakan protokol kesehatan,” tegasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

PSBB Transisi Jakarta, Disnaker Optimistis Klaster Perkantoran Terkendali

Regional

Gubernur Sumsel: Palembang dan Prabumulih Layak Terapkan PSBB

Regional

DKI Jakarta Kerahkan Puluhan Ribu Tenaga Medis Untuk Melawan Covid-19

Regional

Dosen Unsri Palembang Terseret Proyek Fiktif Rp5,8 M di Muaraenim

Regional

Gerakan Bangkit Bangsaku di Sumsel Bersama ACT

Regional

Dampak Covid-19 di Palembang, Jumlah Warga Misbar Capai 63 Ribu

Regional

Wagub DKI Jakarta Sebut 3 Penyebab Banjir di Jakarta

Regional

Jalan Rusak Desa Maju Jaya Viral Di Medsos, Siap Diperbaiki Pertamina EP