Home / Hukum

Selasa, 25 Februari 2020 - 06:01 WIB

Kejagung Telisik Dugaan Keterlibatan Grup Bakrie Dalam Kasus Jiwasraya

Jakarta, Transparanmerdeka.co

Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) tengah menelisik dan mendalami pihak-pihak yang diduga terlibat dalam skandal mega korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Termasuk dugaan keterlibatan Grub Bakrie dalam ‘goreng-goreng’ saham PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dugaan keterlibatan perusahaan Grub Bakrie mencuat di sejumlah media.

Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah tidak memungkiri akan memanggil para pihak yang terkait dengan skandal Jiwasraya. Termasuk memanggil Grup Bakrie untuk dimintai keterangan soal kasus Jiwasraya. “Saat ini belum ada pemanggilan, tapi kita selidiki,” kata Febrie kepada wartawan di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Baca juga  Kejagung Periksa 9 Saksi, Termasuk Dirut Jiwasraya Hexana Sasongko

Dikatakan, penyidik terus menggali fakta-fakta di lapangan terkait kasus ini. Jika ditemukan bukti-bukti terkait keterlibatan sebuah perusahaan, penyidik akan menindaklanjutinya. Namun untuk dugaan keterlibatan Grup Bakrie, Febrie belum bicara banyak. “Kita tindaklanjuti, tapi saat ini belum ada pemanggilan,” jelasnya.

Seperti diberitakan, saat ini tim penyidik kejaksaan sedang menggali informasi terkait investasi Jiwasraya di salah satu perusahaan tambang batubara. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiyono mengatakan, dari penelusuran penyidik ditemukan investasi Jiwasraya ke salah satu perusahaan tambang batubara. Namun, ia tak menyebut nama perusahaan tambang batubara itu.

Baca juga  Jaksa Agung: Satgassus P3TPU Tidak Boleh Transaksional Tangani Perkara

Sementara dugaan keterlibatan Grup Bakrie ada dimuat dalam https://skandaljiwasraya.com. Dalam laporan itu, Jiwasraya teridentifikasi menginvestasikan sahamnya ke beberapa emiten yang terafiliasi dengan Grup Bakrie. Dengan kode Saham seperti BNBR, BRMS, BTEL, BUMI, ELTY, JGLE, MTFN, UNSP, VIVA yang diduga tidak menunjukkan performa berarti dari tahun ke tahun.

Selama penyidikan skandal mega korupsi Jiwasraya, Kejagung sudah menetapkan enam tersangka. Selain Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, dan Syahmirwan, Kejagung juga menetapkan Hendrisman Rahim, Harry Prasetyo, serta Joko Hartono Tirto sebagai tersangka. Keenam tersangka, kini berstatus tahanan. (adm)

Share :

Baca Juga

Hukum

Residivis Jadi Anggota DPRD Palembang, Nyambi Bandar Narkoba

Hukum

Datangi Komnas HAM, Pegawai KPK Serahkan Laporan TWK

Hukum

Bantu Hilangkan Red Notice Djoko Tjandra, Napoleon Dituntut Ringan

Hukum

Lima Hakim PN Jakarta Pusat Positif Covid-19

Hukum

KPK Perpanjang Masa Tahanan Anak Buah Juliari Peter Batubara

Hukum

Terkait Korupsi Masjid Raya Sriwijaya, Alex Noerdin Tak Hadiri Pemeriksaan Kejaksaan

Hukum

Jaksa Agung Sebut Kerugian Jiwasraya Libatkan Investor Asing

Hukum

Kejagung: Berkas Perkara Djoko Tjandra dan Andi Irfan Jaya Dinyatakan P-21