Home / Olahraga

Rabu, 18 Maret 2020 - 05:07 WIB

Kembali Dari All England, Seluruh Pebulutangkis Jalani Isolasi Mandiri di Cipayung

Juara Ganda Campuran All England 2020, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (PBSI)

Juara Ganda Campuran All England 2020, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (PBSI)

Jakarta, Transparanmerdeka.co
Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Indonesia (PBSI) mengambil sejumlah kebijakan untuk menghindari penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Pelatnas Cipayung. Tingginya mobilitas penghuni pelatnas membuat PBSI harus bekerja lebih ekstra dalam melindungi para atlet dan karyawan dari wabah virus Corona yang kini sudah menjadi wabah menakutkan di seluruh dunia.

Salah satu yang dilakukan PB PBSI adalah dengan melakukan isolasi mandiri bagi tim bulutangkis Indonesia yang baru saja tampil di All England 2020, yang baru saja kembali dari Birmingham, Inggris. Sebanyak 24 atlet pelatnas, pelatih dan tim ofisial akan melakukan isolasi mandiri di Pelatnas Cipayung selama 14 hari. Hal itu ditegaskan Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto yang juga Chef de Mission tim Indonesia di All England.

“Dengan mempertimbangkan keselamatan dan kesehatan pemain serta tim ofisial, maka semua yang dari luar negeri, khususnya negara yang terdapat outbreak Covid-19, harus menjalani self isolation. Pemain yang baru pulang dari Inggris akan dapat program latihan khusus selama masa isolasi mandiri. Untuk jadwal dan pengaturannya masih kami diskusikan,” kata Budiharto seperti dikutip dari laman resmi PBSI, Rabu (18/3/2020).

Baca juga  Thailand Open 2021, Leo/Daniel Siap Merajut Mimpi Besar

Tim pertama tiba dari Birmingham pada Minggu (15/3/2020) sudah diisolasi di asrama Pelatnas Cipayung. Tim kedua yang tiba Selasa (17/3/2020), terdiri dari empat atlet yang berlaga di final All England 2020 yaitu Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon beserta tim ofisial. Mereka langsung diisolisasi selama 14 hari.

Seiring terus bertambahnya kasus Covid-19 di Tanah Air, PP PBSI memperketat aturan di kawasan pelatnas. Di antaranya adalah bahwa atlet pelatnas sama sekali tidak diperbolehkan keluar area pelatnas, termasuk di hari Rabu, Sabtu dan Minggu, kecuali ada keperluan mendesak dan selain mendapat izin dari pelatih, juga harus mengantongi izin dari dokter PBSI.

Baca juga  BWF World Tour Finals 2020: Ginting Gagal Ke Semifinal

PP PBSI juga menutup akses pelatnas bagi semua tamu sampai dua pekan ke depan. Hal ini dijelaskan dalam Surat Edaran nomor 158/0.5/III/2020 yang diterbitkan PP PBSI pada hari ini perihal Peraturan Pencegahan Covid-19. Kegiatan atlet juga dibatasi pada latihan dan istirahat di asrama. Dalam sebulan ke depan, seluruh turnamen nasional dan internasional resmi dibatalkan. Program latihan atlet hingga hari ini tetap berjalan seperti biasa.

Khusus bagi tim All England, selama masa isolasi akan tetap menjalani latihan, dengan catatan bahwa mereka akan menggunakan lapangan, fasilitas dan jadwal latihan yang terpisah dari atlet pelatnas yang lain. PBSI juga akan menentukan SOP penggunaan ruang gym, termasuk pengaturan jadwal latihan dan sterilisasi ruangan dan alat fitness menggunakan disinfektan. (ato)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Italia Sempurna, Wales Tetap Lolos, Swiss Jaga Peluang

Olahraga

Rayakan 16 Tahun SFC, Ultras Berharap Laskar Wong Kito Kembali ke Liga 1

Olahraga

BWF Secara Resmi Menunda Piala Thomas dan Uber 2020

Olahraga

Gara-gara Virus Corona, PSSI Hentikan Kompetisi Liga 1 dan 2

Olahraga

Virus Corona Ancam Olimpiade 2020, Ini Kata Susi Susanti

Olahraga

Ini Kata Praveen/Melati Setelah Meraih Titel Bergengsi di Tengah Wabah Covid-19

Olahraga

PBSI Home Tournament: Alvi Ikuti Jejak Chico ke Perempat Final

Olahraga

Menargetkan Gelar Juara All England, ‘The Minions’ Ingin Tetap Tampil Enjoy