Home / Nasional

Selasa, 31 Maret 2020 - 03:17 WIB

Kemenhub Batalkan Larangan Operasi Bus AKAP, AJAP, dan Pariwisata

Kesibukan penumpang bus AKAP di terminal Kalideres, Jakarta Barat. (MI)

Kesibukan penumpang bus AKAP di terminal Kalideres, Jakarta Barat. (MI)

Jakarta, Transparanmerdeka.co – Keputusan Dinas Perhubungan ( Dishub) DKI Jakarta mengenai penghentian sementara layanan bus Antakota Antar Provinsi ( AKAP), Antar Jemput Antara Provinsi (AJAP), dan Pariwisata, dibatalkan oleh Kementerian Perhubungan ( Kemenhub). Pembatalan itu disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi.

Dia membenarkan adanya pembatalan stop operasional Bus AKAP, AJAP, dan :Pariwisata dari berbagai terminal di DKI Jakarta. Penundaan ini, merupakah arahan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan. “Iya betul memang diminta ditunda dulu,” kata Budi Setyadi.

Dijelaskan, alasanya karena masih menunggu kajian yang pemerintah kerjakan tekait dampak pelarangan mudik pada lebaran nanti. Terutapa pada pekerja sektor informal yang banyak singgah di Jakarta. “Mereka juga mesti diperhatikan keberlangsungan hidupnya selama ada di Jakarta,” terangnhya.

Baca juga  Update Covid-19 Indonesia Pada 10 Juli: Ada Penambahan 1.611 Kasus Baru

Seperti diberitakan ‘Transparanmerdeka.co’, Senin (30/3/2020), Dishub DKI Jakarta mengeluarkan surat bernomor 1588/-1.819.611 dengan tanda tangan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo. Surat itu meminta kepada bus AKAP, AJAP, dan bus pariwisata berhenti operasi mulai Senin (30/3/2020) pukul 18.00 WIB.

Penerbitan surat itu untuk menindaklanjuti Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Indonesia.

Saat mengkonfirmasikan hal ini kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo membenarkan hal tersebut. “Betul, jadi untuk sementara ini kita cabut atau batalkan dulu untuk dikaji lagi. Tapi sebenarnya keputusan ini sudah dikoordinasikan dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), kami sudah sepakat untuk menerapkannya. Sekarang kita tunggu keputusan Kemenhub saja,” kata Syafrin.

Baca juga  Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Dekati Angka 6.000

Sebenarnya, keputusan Dishub DKI Jakarta itu diambil untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 yang sudah menjadi pandemi di Indonesia. Kota-kota pendukung DKI Jakarta seperti Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi), sudah melarang warganya untuk ke Jakarta. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah juga sudah meminta warga mereka yang di Jakarta tidak kembali ke kampung asal. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pada Uji Kelayakan, Calon Kapolri Beberkan Transformasi Polri Presisi

Nasional

Update Covid-19 Indonesia: Bertambah 1.902, Total Menjadi 144.945 Kasus

Nasional

Jumlah Pasien Positif Corona Tembus Angka Seribu

Nasional

Update Covid-19 pada 5 Februari: Kasus Baru Tambah 11.749 Orang

Nasional

Duka Tenaga Medis Covid-19, Bertaruh Nyawa Hingga Jenazah Ditolak

Nasional

Puncak HPN 2021, Dewan Pers Anugerahkan Medali Emas Untuk Doni Monardo

Nasional

Hari Ini, Pasien Covid-19 Yang Sembuh Lebih Banyak Dari Yang Meninggal

Nasional

Update Covid-19 Pada 24 November 2020: Pasien Positif Tambah 4.192 orang