Home / Nasional

Kamis, 9 Juli 2020 - 12:04 WIB

Ketua KPK: Sumsel dan Pertamina Harus Kelola Aset Untuk Kesejahteraan Warga

Ketua KPK, Komjen Pol Firli Bahuri. (elshinta)

Ketua KPK, Komjen Pol Firli Bahuri. (elshinta)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) dapat memaksimalkan penggarapan aset daerah yang saat ini masih diperlukan penertiban administrasi. Hal itu dimaksudkan untuk keperluan kesejateraan masyarakat.

Ketua KPK, Komjen Pol Firli Bahuri mengatakan, saat ini KPK melakukan pengawalan terhadap pemanfaatan aset negara yang dikelola PT Pertamina Persero dan pemerintah di Sumatera Selatan. Pemanfaatan aset ini tersebar di Kota Palembang, Kota Prabumulih, dan Kabupaten Banyuasin dengan nilai aset mencapai sekitar Rp 9 triliun.

Dikatakan, KPK melakukan pengawalan terhadap pengelolaan aset negara merupakan salah satu upaya dalam memastikan penggunaan aset negara dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, pengelolaan aset kerjasama antara pemerintah daerah dengan Pertamina diharapkan dapat mendorong roda perekonomian dan membuka lapangan kerja baru yang berujung pada peningkatan pendapatan daerah.

Baca juga  Update Covid-19 pada 20 Februari: Tambah 8.054 Kasus Baru

“Ini juga upaya untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Nilai aset yang dikelola itu cukup besar sekitar Rp9 triliun. Selama ini tidak jelas itu punya siapa, ribut tidak ada yang mengelola,” ujar Firli pada Rapat Evaluasi Program pemberantasan Korupsi Terintegrasi dan Kesepakatan Pemanfaatan Aset antara Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang, Pemkot Prabumulih dan Pemkab Banyuasin di Palembang, Kamis (9/7/2020).

Baca juga  Indonesia Traffic Watch: SIM Lewat Aplikasi SINAR Berpotensi Bahayakan Keselamatan

Di tempat yang sama, Dirut Pertamina, Nicke Widyawati, mengakui bahwa selama ini memang ada perbedaan persepsi antara Pemda dengan Pertamina terhadap pengelolaan aset negara yang dikelola Pertamina. Namun, kerjasama Pertamina dan Pemda menjadi bukti bahwa keduanya memiliki visi yang sama untuk mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Kegiatan bisnis Petamina di Sumsel ada dari hulu ke hilir, komplit dan terintegrasi. Ini sangat penting bagi pertamina untuk memberikan kontribusi lebih kepada masyarakatnya,” ungkap Nicke. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia 4 Agustus: Ada Tambahan 86 Pasien Yang Meninggal

Nasional

Kemenparekraf Bantu Pekerja Parekraf Terdampak Covid-19 di Sumsel

Nasional

Semarakkan WINNER 2020, LIPI Dorong Kolaborasi Riset Indonesia-Belanda

Nasional

Renovasi Besar Selesai, Masjid Istiqlal Belum Dibuka Untuk Umum

Nasional

Update Covis-19 pada 20 Desember: Tambah Lagi Sebanyak 6.982 Kasus

Nasional

Update Covid-19 pada 22 Januari: Tercatat 13.632 Kasus Baru

Nasional

Update Corona Indonesia: Positif 27.549, Sembuh 7.935, Meninggal 1.663

Nasional

Update Covid-19 pada 20 Maret: Pasien Positif 5.656 dan Sembuh 5.760 Orang