Home / Hukum

Kamis, 12 Maret 2020 - 06:50 WIB

KPK Ajak Masyarakat Kawal Sidang Teror Air Keras Pada Novel Baswedan

Jakarta, Transparanmerdeka.co
Sidang perdana kasus teror penyiraman air keras kepada penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan bakal digelar Kamis (19/3/2020) pekan depan. Menyikapi sidang perdana tersebut, KPK pun mengajak masyarakat mengawal sidang yang terbuka untuk umum itu.

“KPK bersama masyarakat tetap akan ikut bersama-sama mengawal persidangan yang akan digelar terbuka untuk umum tersebut. KPK berharap dipersidangan nantinya akan terungkap fakta-fakta perbuatan pelaku penyerangan yang tidak hanya berhenti pada para pelaku di lapangan semata saja,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dimintai konfirmasi oleh wartawan pada Kamis (12/3/2020).

Dikatakan, Wadah Pegawai (WP) KPK juga menyatakan akan turun langsung memantau jalannya persidangan. “Sejauh ini, informasi yang kami terima, teman-teman dari Wadah Pegawai KPK juga akan hadir pada persidangan tersebut,” kata Ali.

Baca juga  Jaksa Agung Optimistis Jampidsus Baru Bisa Tuntaskan Kasus Jiwasraya

Sebelumnya, berkas perkara penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara, pada Selasa 10 Maret 2020. “Pengadilan Negeri Jakarta Utara telah menerima pelimpahan berkas perkara penganiayaan atas nama terdakwa Rony Bugis dan terdakwa Rahmat Kadir Mahulete terhadap korban Novel Salim Baswedan,” kata Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Djuyamto dalam keterangan tertulis, Rabu (11/3/2020).

Djuyamto mengatakan, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta menunjuk tim majelis hakim untuk memeriksa dan mengadili perkara penyerangan Novel Baswedan. Ketiganya yaitu Djuyamto bertindak sebagai Ketua Majelis, dengan anggota Taufan Mandala, Agus Darwanta serta Muh Ichsan sebagai Panitera Pengganti. “Majelis Hakim telah menetapkan hari sidang pertama pada 19 Maret 2020,” ujarnya.

Baca juga  Skandal Djoko Tjandra, Irjen Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Jadi Tersangka

Djuyamto membeberkan kedua penyerang Novel Baswedan akan didakwa tiga Pasal Dakwaan Primair pasal 355 ayat 1 KUHP junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Subsidair pasal 353 ayat 2 KUHP jo pasal 55 ayat 1 KUHP. Lebih subsidair pasal 351 ayat 2 KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. (adm)

Share :

Baca Juga

Hukum

Dalam Kasus Jiwasraya, Kejagung Sita 458 Bidang Tanah Milik Benny Tjokro

Hukum

Kasus Djoko Tjandra, Polri Siap Kirim Irjen Pol Napoleon ke JPU

Hukum

Kejagung Telisik Dugaan Keterlibatan Grup Bakrie Dalam Kasus Jiwasraya
Dalton Ichiro Tanonaka (detik.com)

Hukum

Dalam Sehari, Tim Tabur Kejagung Tangkap 3 Buronan

Hukum

Diseret Dalam Dakwaan Jaksa Pinangki, Ini Kata Mantan Ketua MA

Hukum

Dalami Fee Lawyer Kasus Bansos Covid-19, KPK Periksa Pengacara Hotma Sitompul

Hukum

Kasus Kebakaran Kejagung, Usai Diperiksa NH Tidak Ditahan Bareskrim

Hukum

Divonis Seumur Hidup, Heru Hidayat Harus Bayar Uang Pengganti Rp 10,7 T