Home / Regional

Sabtu, 25 April 2020 - 05:47 WIB

Langgar Aturan PSBB, 76 Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara

Petugas memasang pengumuman penutupan sementara perusahaan yang melanggar aturan PSBB Jakarta. (tribun)

Petugas memasang pengumuman penutupan sementara perusahaan yang melanggar aturan PSBB Jakarta. (tribun)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, menutup sementara operasional 76 perusahaan yang berdomisili di wilayah Ibu Kota. Penutupan sementara itu trerkait dengan tidak dipatuhinya aturan dalam pemberlakuan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang berlaku di DKI Jakarta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah mengatakan, penutupan sementara itu berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020. Pada Pasal 10 dijelaskan hanya ada 11 sektor usaha yang diizinkan beroperasi selama PSBB. “76 perusahaan ditutup hingga PSBB selesai,” katanya Sabtu (25/4/2020).

Sebelas sektor itu adalah kesehatan; bahan pangan/makanan/minuman; energi; komunikasi dan teknologi informasi; keuangan; logistik; perhotelan; konstruksi; industri strategis; pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu; dan kebutuhan sehari-hari.

Baca juga  PSBB Transisi DKI Diperpanjang, PKB: Polri dan TNI Harus Tertibkan Masyarakat

Dijelaskan, perusahaan itu menyebar di lima wilayah. Sebanyak 12 perusahaan di Jakarta Pusat, 17 perusahaan di Jakarta Barat, 17 perusahaan di Jakarta Utara, 3 perusahaan di Jakarta Timur dan 27 di Jakarta Selatan. Selain perusahaan yang ditutup, ada 89 pelaku usaha yang hanya diberi peringatan, karena mereka telah mendapatkan izin dari Kementerian Perindustrian, tapi tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Kita serahkan ke Kementerian Perindustrian untuk menerapkan sanksinya. Tugas kita hanya melakukan pembinaan dan pelaporan saja. Pihaknya pun juga memberi peringatan terhadap 378 tempat kerja yang dikecualikan, tapi tidak menerapkan protokol kesehatan yang diatur di dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020,” jelas Andri.

Baca juga  Batasi Kegiatan Masyarakat, Satpol PP Sumsel Gencarkan Operasi Yustisi

“Perusahaan itu tersebar di Jakarta Pusat ada 112 perusahaan, 50 Jakarta Barat, 68 Jakarta Utara, 65 Jakarta Timur, 79 Jakarta Selatan, dan 4 Kepulauan Seribu. Saya belum bisa membeberkan kepada publik ihwal jenis perusahaan yang ditutup dan diberi peringatan tersebut. Belum bisa diumumkan,” ujarnya.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta mengimbau kepada seluruh perusahaaan yang tidak diizinkan buka saat masa PSBB untuk mematuhi aturan dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020. Sebab, kata dia, kini tingkat penyebaran virus corona (Covid-19) sudah amat mengkhawatirkan. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Tujuh Kali Secara Berurutan, Sumsel Raih Opini WTP

Regional

Blusukan ke Kecamatan Kemuning, Wawako Palembang Tinjau Lokasi Langgaan Banjir

Regional

Covid-19 di Jakarta: Jumlah Terinfeksi Sudah 2.082 Orang

Regional

Jakarta Banjir Lagi, Ini Solusi Jangka Panjang Menurut LIPI

Regional

Ada Staf Positif Covid-19, Gedung Dinas Teknis Jatibaru Jakarta Ditutup

Regional

Dilantas Polda Sumsel Sosialisasikan Penerapan E-TLE

Regional

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Palembang Siap Ajukan PSBB

Regional

Herman Deru Perpanjang WFH Pegawai Pemprov Sumsel