Home / Regional

Selasa, 7 April 2020 - 14:06 WIB

Menkes Setuju Jakarta PSBB Covid-19, Anies Sudah Lengkapi Dokumen

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto, menyetujui penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 yang diajukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Rencananya surat persetujuan PSBB untuk Jakarta akan diteken hari ini, Selasa (7/4/2020). Apalagi permintaan Menkes agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melengkapi dokumen sudah dilengkapi.

“Insyaallah hari ini. Tadi malam sudah hampir final sehingga hari ini ya. Di samping itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melengkapi syarat administrasi dan rencana aksi yang dilakukan jika menerapkan PSBB. Permintaan itu sempat ditunda karena Pemprov DKI masih belum melengkapi sejumlah persyaratan yang diminta,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi.

Pelaksanaan PSBB akan langsung berlaku usai disetujui oleh Terawan. Sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB, Menkes memberi persetujuan dan pelaksanaan dilakukan oleh daerah. “Ya pasti dalam Permenkes itu, persetujuan oleh Menkes itu ditetapkan, dilaksanakan oleh daerah. Artinya sudah disetujui, dilaksanakan langsung,” jelas Oscar.

Baca juga  Bantu Pelajar Berprestasi dan Tak Mampu, Herman Deru Gulirkan Beasiswa Kuliah Gratis

Sebelumnya, Menkes Terawan memang meminta Anies =melengkapi sejumlah data dan dokumen terkait pengajuan penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona. Permintaan itu tertuang dalam surat Menkes Nomor KK.01.01/Menkes/227/2020 tertanggal 5 April 2020 tentang Usulan Penetapan PSBB di Wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Dalam surat itu dinyatakan, merujuk pada Peraturan Menkes Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dinyatakan bahwa seorang kepala daerah dalam mengajukan permohonan penetapan PSBB di wilayahnya harus disertai sejumlah data dan dokumen pendukung. Data dan dokumen yang perlu dilengkapi itu adalah peningkatan jumlah kasus menurut waktu, penyebaran kasus menurut waktu, kejadian transmisi lokal.

Selain itu, dalam surat tersebut Anies juga diminta menjelaskan kesiapan daerah tentang aspek ketersediaan kebutuhan hidup dasar rakyat, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran dan operasionalisasi jaring pengamanan sosial, dan aspek keamanan. Gubernur DKI Jakarta itu juga diminta untuk melengkapi data dan dokumen tersebut dalam tempo waktu maksimal dua hari sejak surat tersebut diterbitkan.

Baca juga  Menteri PUPR: Kota Bekasi Butuh Rp 4,4 Triliun Untuk Atasi Banjir

Juru Bicara pemerintah khusus penanganan virus corona Achmad Yurianto tidak membantah atau membenarkan surat tersebut saat dikonfirmasi. Dia hanya mengatakan bahwa bahwa Pemprov DKI Jakarta diminta untuk melengkapi adminstrasi dan proses tetap dijalankan. “Diminta melengkapi administrasinya, proses tetap dijalankan. Kami maklumi karena surat ini dibuat mendahului PMK dan protokol-protokol yang terkait. Tetapi tetap diproses,” katanya.

Diketahui, Anies mengirim surat kepada Terawaran pada pertengahan pekan lalu terkait permintaan penetapan status PSBB di ibu kota untuk menanggulangi penyebaran virus corona. “Jadi hari ini kita akan mengirimkan surat kepada Menteri Kesehatan, meminta kepada Menkes agar segera menetapkan PSBB untuk Jakarta,” kata Anies saat melaporkan perkembangan kasus virus corona di Jakarta kepada Wakil Presiden Ma’ruf Amin, secara teleconference, pekan lalu. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Sumsel-Babel Bakal Terhubung Jembatan Bahtera Sriwijaya

Regional

Pemprov Sumsel Terima Ribuan Alat Bantu Cegah Covid-19

Regional

Polda Sumsel Kembangkan Kampung Tangkal Covid-19

Regional

Covid-19 di Jakarta: Jumlah Terinfeksi Sudah 2.082 Orang

Regional

Covid-19 Jakarta Pada 29 April Terpantau Menurun

Regional

Positif Covid-19, Sekda DKI Jakarta Akhirnya Meninggal Dunia

Regional

Dokter Dalam Status PDP Covid-19 Meninggal di RS Fatmawati

Regional

Update Covid-19 di Jakarta Per 12 Juli: Ada Penambahan 404 Pasien Positif