Home / Olahraga

Minggu, 10 Mei 2020 - 07:46 WIB

Menpora Luncurkan Lomba Senam ‘Stay at Home’ di Tengah Pandemi Corona

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. (bnpb)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali. (bnpb)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Olahraga menjadi hal yang penting dan harus dilakukan masyarakat di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. Sebab aktivitas olahraga dapat meningkatkan kebugaran dan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga dapat dipastikan bahwa imunitas menjadi kuat sebagai pertahanan melawan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali mengungkapkan, dalam rangka memutus rantai penularan Covid-19 dengan cara peningkatan daya tahan tubuh dan menjaga imunitas melalui aktivitas olahraga, pihaknya telah meluncurkan “Lomba Senam Stay At Home” sejak tanggal 1 Mei hingga Agustus 2020. “Supaya masyarakat tetap bergerak (olahraga), karena dengan bergerak akan terjadi kebugaran fisik,” kata Zainudin di Gedung Graha BNPB Jakarta, Minggu (10/5/2020).

Di samping itu, dalam rangka pembinaan prestasi olahraga bagi kalangan atlet, Menpora juga mengumpulkan para stakeholder seperti KONI maupun cabang olahraga dan pelaksana kompetisi kegiatan olahraga profesional pada 13 Maret 2020 untuk merundingkan mengenai bagaimana langkah yang harus diambil untuk tetap menggerakkan kegiatan olahraga di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga  4 Pebulutangkis Mundur Dari Pelatnas PBSI, Ini Kata Susi Susanti

Dalam hal ini, Menpora dan para stakeholder telah menyepakati dengan mentaati aturan yang sudah dibuat oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk menjalankan protokol kesehatan dengan meniadakan segala aktivitas kompetisi olahraga sementara waktu karena berpotensi memicu adanya kerumunan sehingga anjuran physical distancing menjadi terkendala.

Kemudian pihaknya juga melakukan pemantauan terhadap beberapa kegiatan pelatihan nasional para atlet yang berhubungan dengan agenda kompetisi olahraga di Tanah Air seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) yang rencananya akan digelar di Papua pada 20 Oktober hingga 2 November 2020 namun ditunda hingga Oktober 2021 dan Olimpiade Jepang yang juga akan diundur pelaksanaannya.

Baca juga  Grup A Piala Eropa 2021: 'Gli Azzurri' Lolos ke Babak 16 Besar

Hal itu dilakukan semata-mata untuk mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penularan Covid-19, khususnya menjaga para atlet tetap bugar dan siap untuk bertanding pada waktu yang sudah ditentukan. “Kepada para atlet dan pelatih tetap kita anjurkan berlatih secara mandiri. Kami berpandangan bahwa kami lebih mengutamakan kesehatan dan keselamatan atlet dan pelatih dibanding yang lain-lain,” kata Zainuddin.

Menpora juga meminta kepada masyarakat agar lebih bijak dan mengerti dengan kondisi yang seperti sekarang ini bahwa protokol kesehatan dan anjuran pemerintah melalui Gugus Tugas harus dipatuhi sebagai pencegahan penularan Covid-19. “Masyarakat tentu bisa melihat sendiri kegiatan-kegiatan keolahragaan sekarang ini, tetapi sekali lagi saya ingin menyampaikan bahwa kita tidak akan dimulai sebelum Gugus Tugas memberikan aba-aba untuk kita mulai,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Olahraga

Ini Kata Praveen/Melati Setelah Meraih Titel Bergengsi di Tengah Wabah Covid-19

Olahraga

PBSI Home Tournament: Hafiz/Gloria Redam Perlawanan Teges/Indah

Olahraga

Akibat Wabah Virus Corona, PBSI Batal Ikut China Masters

Olahraga

Tak Terkalahkan, Anthony Ginting Juara PBSI Home Tournament

Olahraga

Atlet Catur PALI Raih Tiga Medali Emas di Kapolda Cup II

Olahraga

Preview Belanda vs Austria: Hadapi Austria, Belanda Harus Fokus

Olahraga

KONI PALI Targetkan Tim Futsal Raih Medali Emas Di Porprov XIII

Olahraga

Jelang Dibukanya Kegiatan Olahraga, Venue JSC Disemprot Disinfektan