Home / Internasional

Senin, 13 April 2020 - 03:24 WIB

Menurut WHO, Ini Cara Penyebaran Pandemi Covid-19

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Sejumlah daerah kini menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) demi menghambat sebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. Namun, masyarakat juga perlu tahu cara penyebaran virus corona agar tidak tertular. Menurut World Health Organization (WHO), cara penyebaran Virus Corona melalui orang yang telah terinfeksi virus corona. Penyakit dapat menyebar melalui tetesan kecil dari hidung atau mulut ketika seseorang yang terinfeksi virus ini saat bersin atau batuk.

Tetesan itu kemudian mendarat di sebuah benda atau permukaan yang lalu disentuh dan orang sehat tersebut menyentuh mata, hidung atau mulut mereka. Virus corona juga bisa menyebar ketika tetesan kecil itu dihirup oleh seseorang ketika berdekatan dengan yang terinfeksi corona. “Itu sebabnya penting untuk menjaga jarak 1 meter lebih dari orang yang sakit. Namun, hingga kini belum ada penelitian yang menyatakan virus corona Covid-19 bisa menular melalui udara,” jelas WHO seperti dikutip dari situsnya, Senin (13/4/2020).

WHO juga menyebutkan bahwa gejala Covid-19 yang paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa pasien mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini bersifat ringan dan terjadi secara bertahap. Namun, beberapa orang yang terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tak merasa tidak enak badan. Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang mendapatkan Covid-19 sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas.

Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung atau diabetes, lebih mungkin terkena penyakit serius. Orang dengan demam, batuk dan kesulitan bernapas harus mendapat perhatian medis. Jadi mengetahui cara penyebaran virus corona Covid-19 perlu diketahui agar masyarakat tidak tertular virus yang hingga kini belum ditemukan obatnya ini.

Baca juga  Setelah Dinyatakan Sembuh, 51 Pasien Covid-19 di Korsel Kembali Positif

14 Fakta Patahkan Mitos Covid-19
Pandemi Covid-19 yang sudah menjalar lebih dari 200 negara di dunia. Banyak orang yang berspekulasi cara pencegahan, penularan, hingga agar tidak tertular. Tidak dimungkiri bahwa banyak beredar mitos di masyarakat seputar virus corona. WHO, berharap agar mitos maupun informasi keliru yang beredar itu tidak meresahkan masyarakat. Badan kesehatan dunia itu memberikan berbagai penjelasan untuk mematahkan mitos terkait Covid-19 yang beredar di masyarakat.

Berikut 14 fakta yang disampaikan WHO untuk menjawab mitos seputar virus Corona penyebab Covid-19 dan sangat penting untuk diketahui.

  1. Virus corona dapat ditularkan di daerah dengan iklim panas dan lembab. Bukti sejauh ini, penyebaran Covid-19 telah menyebar hingga lebih dari 200 negara. Apa pun iklim suatu daerah atau negara, lakukan tindakan pencegahan agar terhindar dari terinfeksi virus corona ketika berpergian ke yang terjangkit Covid-19.
  2. Cuaca dingin dan salju tidak bisa membunuh virus corona.
  3. Mandi air hangat tidak bisa mencegah virus corona.
  4. Virus corona tidak dapat ditularkan melalui gigitan nyamuk. Hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan penyebaran virus corona dapat ditularkan melalui nyamuk. Bukti saat ini, penyebaran virus corona melalui percikan (droplet) orang yang positif Covid-19.
  5. Blower atau pengering tangan tidak efektif untuk membunuh Covid-19. Lebih baik Anda mengeringkan tangan menggunakan tisu.
  6. Lampu desinfek ultraviolet tidak berguna untuk membunuh virus corona. Lampu ultraviolet akan menyebabkan gangguan kesehatan pada kulit karena radiasi UV dan bisa menyebabkan iritasi.
  7. Pendeteksi suhu tubuh atau pemindai termal tidak efektif untuk mendeteksi seseorang terinfeksi virus corona. Pemindai termal berfungsi efektif untuk mendeteksi seseorang yang mengalami demam yang memiliki suhu tubuhu tinggi dari normal. Gejala seseorang mengalami Covid-19 serupa dengan seseorang yang mengalami demam.
  8. Penggunaan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh tidak akan membunuh virus yang telah masuk ke tubuh. Senyawa tersebut sangat berbahaya dan perlu adanya rekomendasi dari tenaga medis. Senyawa alkohol dan klorin efektif untuk mendisinfeksi mikroorganisme pada jaringan permukaan kulit tubuh.
  9. Penggunaan vaksin pnuemokokus dan vaksin haemophilus influenza tipe B (Hib) yang digunakan untuk penyakit pneumonia tidak bekerja efektif untuk melawan Covid-19. Meski vaksin ini tidak efektif terhadap Covid-19, vaksinasi pneumonia sangat dianjurkan bagi penderita penyakit pernapasan dan melindungi kesehatan Anda.
  10. Rutin membersihkan hidung dengan garam tidak membantu terhindar dari infeksi Covid-19. Tidak ada bukti hingga saat ini mencuci hidung dengan garam mampu melindungi dari terinfeksi Covid-19. Mencuci hidung dengan garam akan berguna pada penderita flu biasa dan membantu penderita pulih lebih cepat.
  11. Bawang putih adalah makanan sehat yang mungkin memiliki beberapa sifat antimikroba. Namun, tidak ada bukti dari wabah saat ini bahwa makan bawang putih telah melindungi orang terhindar dari infeksi Covid-19.
  12. Covid-19 tidak pernah pilih kasih untuk menginfeksi. Segala usia dapat terinfeksi oleh penyakit ini. Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah rentan terinfeksi Covid-19.
  13. Untuk saat ini mengonsumsi antiobiotik tidak mampu melawan virus. Mengonsumsi antibiotik hanya bekerja efektif untuk melawan bakteri yang ada di tubuh Anda.
  14. Sampai saat ini belum ada vaksin atau obat untuk mengatasi Covid-19. Namun, negara di seluruh dunia sedang mepercepat upaya kehadiran vaksin atau obat tersebut melalui uji klinis dengan sejumlah mitra. Saat ini, dunia kesehatan di seluruh dunia baru bisa melakukan pencegahan penyebaran virus corona dan perawatan kepada penderita positif Covid-19. (ato)

Share :

Baca Juga

Internasional

Ini Negara Dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Dunia

Internasional

Setelah Dinyatakan Sembuh, 51 Pasien Covid-19 di Korsel Kembali Positif

Internasional

Awas, Penularan Covid-19 Bisa Terjadi Melalui Udara

Internasional

Dalam 24 Jam Terakhir, 1.543 Pasien Covid-19 Meninggal di AS

Internasional

Antisipasi Virus Corona, Australia Larang Jabat Tangan dan Lakukan Tahan Paksa

Internasional

Gara-gara Covid-19, Jerman Gugat China Rp 2.512 Triliun

Internasional

UEA Serahkan Bantuan Peralatan Medis Untuk Tangani Covid-19 Senilai Rp 11,5 M

Internasional

Dari 193 Anggota PBB, 19 Belum Terpapar Covid-19