Home / Nasional

Senin, 11 Mei 2020 - 04:10 WIB

Nekat Bawa Pemudik dari Jakarta, Polisi Tahan 202 Mobil Travel Gelap

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. (suara)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. (suara)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengamankan 202 kendaraan travel gelap yang nekat membawa pemudik di tengah larangan pemerintah sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. Ratusan kendaraan berpelat hitam itu diamankan petugas dalam kurun waktu tiga hari.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, Senin (11/5/2020) di saluran YouTube Piolda Metro Jaya. Ratusan kendaraan travel gelap itu sedianya hendak mengantar pemudik menuju wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur. Mereka terjaring operasi petugas selama tiga hari yakni sejak tanggal 8 hingga 10 Mei 2020.

Baca juga  Optimisme Pendidik di Tengah Tantangan Pandemi Covid-19

“Ada 202 kendaraan travel gelap yang berhasil diamankan dalam kurun waktu tiga hari, semuanya berplat hitam. Sopir travel gelap tersebut memasang tarif kepada pemudik dengan kisaran Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu sampai Brebes, Jawa Tengah. Mereka menarik, mengambil keuntungan besar dengan memanfaatkan situasi yang ada,” kata Yusri Yunus.

Atas perbuatannya, ratusan sopir travel gelap itupun dijerat dengan Pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Mereka dikenakan denda maksimal Rp 500 ribu atau kurungan penjara maksimal 2 bulan. Sementara, para pemudik yang turut terjaring operasi diberi sanksi untuk putar balik ke Jakarta atau tempat asal keberangkatannya.

Baca juga  Update Covid-19 pada 23 Januari: Ada 12.191 Kasus Baru, Total 977.474 Orang

Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo atau Jokowi melarang masyarakat untuk mudik lebaran sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19. Aturan tersebut resmi diberlakukan sejak 24 April 2020. Polda Metro Jaya sendiri sedianya telah mendirikan 18 pos pengamanan terpadu dalam rangka Operasi Ketupat dan Larangan Mudik Tahun 2020. Sebanyak 18 pos pemantauan tersebut tersebar di titik-titik perbatasan wilayah Jakarta. (adm)

Share :

Baca Juga

Nasional

Pernah Melawan Penindasan, Megawati Diusulkan Jadi Pahlawan

Nasional

Jumlah Pasien Positif Corona Tembus Angka Seribu

Nasional

Pasien Positif Virus Corona di Indonesia Bertambah 375 Kasus

Nasional

Doni Monardo Sebut 591 WNI Dari Luar Negeti Positif Covid-19

Nasional

Tertular Dari Warga Jepang, Dua Warga Depok Positif Terinfeksi Virus Corona

Nasional

KPK Serahkan Barang Rampasan Negara Senilai Rp55,8 Miliar ke TNI AL

Nasional

Update Covid-19 pada 31 Mei 2021: Total Sudah 1.821.703 Orang Terpapar

Nasional

Update Covid-19 Pada 27 November: Hari Ini Tercipta 2 Rekor Baru