Home / Regional

Selasa, 31 Desember 2019 - 01:27 WIB

Para Bupati dan Walikota Harus Buat Bidan Desa Nyaman Bertugas

Palembang, Transparan

Para kepala daerah  di semua 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) diminta memperhatikan keberadaan para bidan desa (bides) yang ada di daerahnya. Mengingat keberadaan bidan di desa  cukup berat dalam membantu proses persalinan dan sekaligus sebagai ujung tombak dalam memberikan edukasi terkait dengan kesehatan pada masyarakat.

Wakil Gubernur Sumsel Ir H. Mawardi Yahya menyampaikan permintaan tersebut saat memberikan sambutan pada Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Provinsi Sumsel  yang digelar di Grand Atyasa Convention Centre Palembang, Jumat (20/12/2019).\

“Para bupati dan walikota harus  faham begitu pentingnya keberadaan   bidan desa. Karena itu buatlah mereka nyaman dalam menjalankan tugas.  Mereka inilah ujung tombak kita dalam   membantu  proses persalinan di desa-desa,” tegas Mawardi.

Baca juga  Lebih Dari 1,2 juta Paket Bansos Siap Dibagikan ke Warga DKI Jakarta

Mantan Bupati Ogan Ilir dua periode ini menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumsel akan terus  memberikan perhatian bagi para bidan desa melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel. Untuk itu dia meminta ada koordinasi yang baik antara  dinas dengan para bidan desa yang ada di lapangan. Terutama terkait dengan angka  kelahiran  bayi di Sumsel dari waktu ke waktu.

“Saya ini pernah menjadi bupati, jadi sangat tahu persis  begitu beratnya tugas bidan desa  apalagi yang  ditugaskan di daeah perairan. Untuk itu  kami ucapkan terimakasih atas pengabdian saudara-sudara yang tidak luntur oleh jauhnya jarak dan banyaknya tantangan yang menerpa,” ucap Wagub.

Sementara, Ketua Umum IBI Pusat, Emi Nurjasmi  memberikan apresiasinya  pada Pemprov Sumsel yang begitu menghargai  tugas  mulia para bidan desa. “Dukungan  pemerintah seperti ini sangat penting dalam memotivasi tugas  para  bidan  yang ada  di Sumatera Selatan agar dapat berkerja dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” ucapnya.

Baca juga  Covid-19 di DKI Jakarta, Total Sembuh 82, dan Meninggal 156 Orang

 

Emi Nurjasmi menyebut  bidan adalah tenaga strategis sebagai ujung tombak  dalam pelayanan kesehatan sekaligus  bertindak selaku  garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, karena  jaraknya  dengan masyarakat paling dekat.

Keputusan pemerintah membuat sebuah kebijakan bagus dengan menugaskan bidan desa  tersebar di seluruh tanah air. Tujuannya, tidak lain agar masyarakat  mendapatkan akses cepat dalam pelayanan kesehatan.

“Bidan merupakan sahabat  bagi kaum wanita  dalam mengatasi  semua bentuk masalah  bidang kesehatan dengan cara memberikan asupan, nasehat pada masa prahamil, hamil, proses  bersalin dan  kesehatan lainnya,” katanya. (hms)

Share :

Baca Juga

Regional

Pembukaan Belajar Tatap Muka, Gubernur Sumsel Ikuti Kebijakan Mendikbudristek

Regional

Asal Sesuai Prokes, Sholat Idul Adha dan Sembelih Hewan Kurban Dibolehkan

Regional

Pemprov DKI Jakarta Adakan Perayaan Natal Secara Virtual

Regional

Dampak Covid-19, Walikota Palembang Terima Bantuan Kagama Sumsel

Regional

Langgar PSBB, Pemprov DKI Kembali Tutup Sementara 101 Perusahaan

Regional

Gubernur Sumsel Ajak BNI Optimalkan Peran CSR Untuk Pertanian

Regional

Bersama Herman Deru, Sumsel Masuk 8 Besar LKS SMK Nasional

Regional

Ini Alasan PSBB Palembang Diterapkan Usai Lebaran