Home / Regional

Rabu, 1 April 2020 - 08:55 WIB

Pasien Covid-19 di Jakarta Bertambah, Anies Perpanjang Masa Tanggap Darurat

Salah seorang pasien Covid-19 yang dalam perawatan rumah sakit di Jakarta. (kompas.tv)

Salah seorang pasien Covid-19 yang dalam perawatan rumah sakit di Jakarta. (kompas.tv)

Jakarta, Transparanmerdeka.co – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, terpaksa menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 361 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta. Dalam Kepgub yang ditandatangani Selasa (31/3/2020), diputuskan masa tanggap darurat pandemi corona di Jakarta diperpanjang 17 hari, terhitung sejak 3 April hingga 19 April 2020.

“Menetapkan Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana COVID-19 di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta selama 17 (tujuh belas) hari terhitung sejak tanggal 3 April 2020 sampai dengan tanggal 19 April 2020,” tulis Anies dalam Kepgub Nomor 361 tahun 2020 yang dikutip pada Rabu (1/4/2020).

Dia menambahkan, perpanjangan status tanggap darurat bencana Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di wilayah Ibu Kota dapat dilakukan apabila situasi masih dalam kondisi rawan. “Atau memenuhi kriteria perpanjangan dalam rencana kontinjensi penanggulangan bencana wabah Covid-19 tahun 2020,” ujarnya.

Baca juga  Kasus Covid-19 Anak di Sumsel Tinggi, Belajar di Sekolah Harus Dikaji Mendalam

Anies mengatakan, biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan kebijakan itu dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. “Keputusan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal 3 April 2020,” tandasnya.

Kepgub tersebut berlandaskan lima aturan hukum yakni Undang-Undang Nomor 24 dan 29 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015. Kemudian Undang-Undang Nomor 30 Tahun 3014 tentang Administrasi Pemerintah, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penangulangan Bencana, dan Keputusan Gubernur Nomor 337 Tahun 2020 tentang Penetapan Status Masa Tanggap Darurat Corona di DKI Jakarta.

Baca juga  Pleno KPU Sumsel Selesai, Devi-Darmadi Gugat Hasil Pilkada PALI ke MK

Sebagimana diketahui, jumlah warga Jakarta yang mengidap virus corona terus mengalami lonjakan per hari ini, yakni sebanyak 794 orang dinyatakan positif Covid-19. Data itu dilansir situs corona.jakarta.go.id‬. Sebelumnya, pada Selasa (31/3/2020), tercatat ada 741 orang di wilayah Ibu Kota terinfeksi penyakit asal Wuhan, China tersebut. Sehingga, terhitung ada penambahan sebanyak 53 orang. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Covid-19 di Jakarta: Jumlah Terinfeksi Sudah 2.082 Orang

Regional

Pengusaha dan Petani Sawit Bagikan Sembako Untuk Korban PHK dan Pra Sejahtera

Regional

SK Mendagri Sudah Turun, Bupati/Wabup PALI Siap Dilantik

Regional

UMK Palembang 2021 Ditetapkan Naik 3,33 Persen

Regional

13 Hari Operasi Yustisi: Polda Metro Jaya Tindak 77.041 Pelanggar

Regional

Potret Kekompakan Mahasiswa Saat Unjuk Rasa di Palembang

Regional

Uji Coba Penerapan ETLE di Palembang, Satu Kamera Rekam 1.500 Pelanggaran

Regional

Usulan PSBB Palembang Sudah Ditandatangani, Senin Dibawa ke Gubernur Sumsel