Home / Regional

Selasa, 14 April 2020 - 08:41 WIB

Pasien Positif Covid-19 Jakarta Bertambah 267 Kasus

Petugas kesehatan tengah melakukan perawatan terhadap pasien terpapar Covid-19. (haluan)

Petugas kesehatan tengah melakukan perawatan terhadap pasien terpapar Covid-19. (haluan)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Jumlah pasien positif Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Jakarta terus mengalami kenaikan. Dari situs ‘corona.jakarta.go.id’ yang diakses ‘Transparanmerdeka.co’, Selasa (14/4/2020), jumlah positif mencapai 2.349 kasus. Berarti ada penambahan sebanyak 267 kasus dibanding hari sebelumnya.

Dalam situs resmi Pemprov DKI Jakarta tersebut, juga dituliskan bahwa jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat sebanyak 1.385 orang atau sekitar 59 persen. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 163 orang (7%), meninggal 243 orang (10%) dan isolasi mandiri sebayak 558 orang (24%).

Selain itu, jumlah pasien dalam perawatan (PDP) di DKI Jakarta, tercatat 2.446 orang. Dari jumlah orang dalam status PDP tersebut, 1.152 orang (47%) di antaranya masih dalam perawatan, sedang sebanyak 1.294 orang lainnya, diperbolehkan pulang karena sudah sehat.

Baca juga  Ahmad Riza Patria Terpilih Jadi Wagub DKI Jakarta, Anies Ingin Segera Dilantik

Sedangkan yang masih menunggu hasil apakah tertular Covid-19 atau tidak, sebanyak 876 kasus. Kemudian sebanyak 1.307 kasus yang telah diketahui titik penyebaran berdasarkan kelurahannya dan sisanya 1.042 belum diketahui. Sebanyak 1.307 kasus yang telah diketahui tersebut tersebar di lima kota administrasi di Jakarta. Mulai dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta masih belum ditaati oleh warga Jakarta atau di luar jakarta yang berkegiatan di ibu kota. Dia menilai PSBB masih belum efektif karena wilayah yang berdampingan dengan Jakarta belum menerapkan PSBB.

Baca juga  BRI Manjakan Warga Palembang Dengan Belanja Online di Pasar Tradisional

“Hari senin kenapa tinggi? Kami menyaksikan pergerakan dari luar Jakarta masih cukup padat, ini yang kita lakukan sinkronisasi kawasan sekitar. Kita menyadari PSBB baru dilaksanakan di Jakarta, sementara Jabodetabek ada 3 provinsi, Jakarta, Banten, dan Jawa Barat,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta.

Menurutnya, bila PSBB di wilayah Jabar dan Banten yang berbatasan dengan Jakarta telah berstatus PSBB, dia yakin aturan itu akan berjalan efektif. Sejauh ini, pihaknya telah membuat check poin, untuk menegakkan aturan tersebut. “Jabar akan mulai diberlakukan (PSBB), Banten Insyaallah menyusul. Begitu pelaksanaan sinkron, proses pelanggaran untuk ditindak jadi mudah,” ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu. (ato)

Share :

Baca Juga

Regional

Batasi Kegiatan Masyarakat, Satpol PP Sumsel Gencarkan Operasi Yustisi

Regional

Positif Covid-19, Sekda DKI Saefullah Dirawat Intensif

Regional

Dampak Covid-19 dan PHK, 25.554 Warga Palembang Daftar Kartu Prakerja

Regional

Anies Sebut Lonjakan Kasus Covid-19 di Jakarta Karena Tes Massal

Regional

Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Tercatat 647, 46 Sembuh, dan 66 Meninggal

Regional

Untuk Kelancaran Operasional, Herman Deru Serahkan Kendaraan Untuk Aisyiyah

Regional

Pasien Positif Covid-19 di Jakarta Capai 2.823 Kasus

Regional

Pertamina Pendopo dan Adera Field Serah Terima Lapangan Benuang