Home / Regional

Rabu, 13 Mei 2020 - 08:35 WIB

Pelanggar PSBB Jakarta Dijatuhi Sanksi Sosial

Satpol PP ketika memberikan sanski sosial kepada pelanggar PSBB di DKI Jakarta dengan menggunakan rompi oranye dan memungut sampah. (kompas/ant)

Satpol PP ketika memberikan sanski sosial kepada pelanggar PSBB di DKI Jakarta dengan menggunakan rompi oranye dan memungut sampah. (kompas/ant)

JAKARTA, Transparanmerdeka.co – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Jakarta Pusat mulai memberikan sanksi sosial kepada warga yang melanggar pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

“Hari ini kami mencoba mengimplementasikan peraturan gubernur nomor 41 tahun 2020, seperti tidak menggunakan masker, serta berkumpul,” kata Kepala Seksi Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Jakarta Pusat, Gatra Pratama Putra, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2020).

Anggota Satpol PP yang melihat warga tak memakai masker langsung didata dan diberi masker kain gratis. Tetapi, mereka dikenakan sanksi kerja sosial, seperti membersihkan sampah di trotoar jalan dan mengenakan rompi oranye bertuliskan ‘Pelanggar PSBB’.

Baca juga  Imbas Kerumunan DJ Bizzey, Bar Caspar Jakarta Disegel dan Kena Denda Rp50 Juta

Seperti yang dialami Rizky Alhara, pendatang asal Padang, Sumatera Barat yang tak memakai masker. Dia menerima sanksi memakai rompi oranye dan memungut sampah. “Saya lupa pakai masker, karena sibuk. Saya disuruh pakai rompi, kemudian memungut sampah plastik,” ujar Rizky seperti dikutip dari ‘antaranews’.

Meskipun dalam Peraturan Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 disebutkan pelanggar PSBB juga bisa dikenakan sanksi denda kisaran Rp100-Rp250 ribu, namun Satpol PP Jakarta Pusat masih memberikan sanksi sosial. Sanksi denda hanya diberikan kepada pelanggar yang tidak kooperatif dan membahayakan warga lainnya. Warga Jakarta diharapkan lebih peduli tentang kesehatan diri sendiri dan orang lain dalam upaya menangani pandemi virus corona.

Baca juga  Soal Perpres Investasi Miras, Herman Deru: Warga Sumsel Tak Konsumsi Alkohol

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan penerapan sanksi aturan dalam PSBB baru akan diterapkan setelah pembagian masker gratis ke seluruh warga Jakarta rampung. Dia menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Terhadap Pelanggaran PSBB dalam Penanganan Covid-19 di Jakarta.

Dalam aturan tersebut, salah satunya mengatur soal sanksi bagi warga yang tidak menggunakan masker di luar rumah, tempat umum, atau fasilitas umum selama PSBB dikenakan sanksi berupa teguran tertulis, kerja sosial, hingga denda maksimal Rp250 ribu. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

Kasus Covid-19 Sumsel Tambah Terus, Ahli Epidemiologi: Perhatikan 3M dan 3T

Regional

Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Palembang Diminta Terapkan PSBB

Regional

Sekda Sumsel Pastikan Anggaran dan Jasa Penanganan Covid-19 Sesuai Aturan

Regional

Langgar PSBB, Pemprov DKI Kembali Tutup Sementara 101 Perusahaan

Regional

Terpapar Covid-19, Sekda Lahat Januarsyah Meninggal Dunia

Regional

Sumsel Gelar 7 Pilkada Serentak, Herman Deru Minta Perkuat Sosialisasi Prokes

Regional

Di Jakarta, Tenaga Medis Terinfeksi Covid-19 Jadi 42 Orang

Regional

85.252 KK Palembang Akan Terima Bansos Sembako Tahap IV