Home / Regional

Senin, 21 Juni 2021 - 12:57 WIB

Pembukaan Belajar Tatap Muka, Gubernur Sumsel Ikuti Kebijakan Mendikbudristek

Gubernur Sumatera Selatan. H Herman Deru. (sumselprov)

Gubernur Sumatera Selatan. H Herman Deru. (sumselprov)

PALEMBANG, Transparanmerdeka.co – Rencana Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) untuk membuka pembelajaran tatap muka (PTM) tahun ajaran baru terancam batal. Sebab, pemerintah pusat mewacanakan penundaan bagi daerah yang menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro.

Gubernur Sumsel H Herman Deru, mengaku akan mengikuti kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim terkait PTM. Pihaknya tak ingin memaksakan kehendak karena berpengaruh pada kesehatan anak didik selama pandemi Covid-19.

“Tatap muka selama tidak ada perubahan komitmen dari pemerintah pusat kita akan tetap jalan di bulan Juli. Tapi kalau ada perubahan kebijakan lain kita ikutin,” ungkap Herman Deru, Kamis (17/6/2021).

Baca juga  Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, Anies Copot Wali Kota Jakpus

Meski demikian, Pemprov Sumsel terus melakukan vaksinasi bagi tenaga pendidik jika pada saatnya nanti PPKM Mikro berakhir. Dinas Kesehatan diinstruksikan gencar melakukan sosialisasi protokol kesehatan bagi masyarakat sehingga penyebaran virus corona dapat ditekan.

“Vaksinasi guru harus terus berjalan karena jika PTM dibuka sudah bisa digelar, sudah siap,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Sumsel Nasrul Bani menilai kebijakan PTM tidak serta merta diputuskan oleh Disdik semata. Menurutnya, keputusan itu harus berdasarkan rekomendasi dan menjadi keputusan dari antar instansi mulai dari Dinkes, epidemiologi, termasuk wali murid.

Baca juga  130 Anggota Dit Samapta Polda Sumsel Tes Urine Mendadak

“Jika orang tua siswa tidak bersepakat, maka PTM tidak bisa digelar. Makanya harus banyak pertimbangan,” ujarnya.

Hanya saja, dia mengakui terjadi penurunan kualitas pendidikan dan psikologis anak didik selama belajar daring. PTM mendesak dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan secara disiplin dan dukungan sarana prasarana di setiap sekolah.

“Orangtua selama ini sering meminta sekolah kembali dibuka karena berpengaruh dengan anak-anak,” pungkasnya. (adm)

Share :

Baca Juga

Regional

H Herman Deru: UMP Sumsel 2021 Minimal Sama Dengan 2020

Regional

Sumsel Berlakukan Prokes, Tak Pakai Masker Didenda Rp 500 Ribu

Regional

ACT Sumsel Peduli, Santuni Bayi Piatu Korban Kebakaran

Regional

Pemkot Palembang Kembali Perketat Penerapan Protokol Kesehatan

Regional

51 Personel Biro SDM Diganjar Penghargaan Dari Kapolda Sumsel

Regional

Disdik Kota Palembang Tunda Kegiatan Sekolah Hingga 13 Juli 2020

Regional

Polda Sumsel Kembangkan Kampung Tangkal Covid-19

Regional

Bazma Pertamina Asset 2 Salurkan Sembako di 4 Desa Kabupaten PALI